Manokwari,TP – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manokwari secara resmi menutup operasi pencarian Yanto Idorway, presenter TVRI Papua Barat, Jumat (24/7). Penutupan dilakukan setelah tim gabungan berupaya selama tujuh hari namun belum menemukan keberadaan korban yang terseret arus Sungai Air Terjun Memti, Kabupaten Pegunungan Arfak.
Yanto dilaporkan hanyut pada Sabtu (18/7) sekitar pukul 14.00 WIT saat hendak menyeberangi sungai bersama dua rekannya. Usaha pencarian mandiri gagal, kemudian dilaporkan ke pihak berwenang.
Kepala Kantor SAR Manokwari Yefri Sabarudin menjelaskan penutupan sesuai SOP yang berlaku dan telah disepakati keluarga. “Seluruh prosedur telah dijalankan namun belum ditemukan jejak keberadaan korban. Jika ada informasi baru yang meyakinkan, operasi dapat dibuka kembali,” ujarnya.
Pada hari terakhir pencarian, tim menyisir aliran sungai sekira 1,6 kilometer, memeriksa celah bebatuan, serta menggunakan drone termal pada radius 1–2 kilometer. Kendala berupa cuaca tak menentu, kabut tebal, suhu dingin, arus deras, serta bebatuan licin menjadi tantangan tersendiri.
Operasi melibatkan personel SAR, TNI, Polri, keluarga, TVRI, dan warga setempat lengkap dengan peralatan pendukung. Pihak Basarnas menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja sama dan dukungan seluruh unsur selama proses pencarian berlangsung. [SDR-R2*]




















