Bintuni, TP – Anggota DPRK Teluk Bintuni dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Roy Masyewi, terus menyalurkan kepeduliannya terhadap pelestarian budaya Papua lewat keterampilan membuat kerajinan tradisional.
Di sela kesibukannya sebagai wakil rakyat, ia aktif mengajak pemuda-pemudi berkarya bersama, mulai dari pembuatan alat musik tifa, hingga mahkota adat, noken, dan hiasan tradisional lainnya.
Roy menegaskan kegiatan ini bukan sekadar menjaga warisan leluhur, melainkan juga cara menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap identitas budaya sekaligus membuka peluang ekonomi.
“Sekali mendayung, dua tiga pulau terlewati. Kita melestarikan budaya, sekaligus mendapatkan nilai ekonomi dari karya yang dihasilkan,” ujar politisi yang akrab disapa Anak Cawat itu.
Terlebih di tengah kondisi efisiensi anggaran saat ini, ia mengajak masyarakat lebih kreatif mengolah keterampilan yang dimiliki menjadi sumber pendapatan tambahan. Khususnya bagi warga wilayah Yensei dan Wamesa, ia berharap tidak hanya menjadi penonton, melainkan turut ambil bagian secara nyata.
“Budaya dan ekonomi bisa berjalan beriringan. Jangan terpaku pada satu sumber penghasilan saja. Kembangkan kreativitas agar keterampilan yang dimiliki bisa menopang kesejahteraan keluarga,” pesannya.
Pelibatan generasi muda dalam pembuatan kerajinan tradisional dinilai penting agar nilai-nilai luhur budaya Papua tetap terjaga dan terwariskan secara utuh kepada generasi mendatang. [CR25-R2]




















