• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, Agustus 7, 2026
  • Login
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
No Result
View All Result
Home POLHUKRIM HUKUM & KRIMINAL

Kuasa Hukum: Autopsi dan Rekonstruksi 3D Kunci Ungkap Kematian Yanto Idorway

AdminTabura by AdminTabura
06/08/2026
in HUKUM & KRIMINAL
0
Kuasa Hukum: Autopsi dan Rekonstruksi 3D Kunci Ungkap Kematian Yanto Idorway

Yohanes Akwan, S.H., M.A.P., M.H

0
SHARES
34
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Manokwari, TP – Kuasa hukum keluarga almarhum Yanto Idorway, Yohanes Akwan, S.H., M.A.P., M.H., mendesak penyidik mengedepankan pembuktian ilmiah untuk mengungkap kejanggalan kematian presenter TVRI tersebut. Ia menegaskan hasil autopsi menjadi kunci utama menentukan apakah kematian terjadi wajar atau ada faktor lain yang perlu didalami.

“Masih banyak hal yang belum terjawab jika dikaitkan dengan kondisi TKP, arus sungai, dan keadaan fisik korban saat ditemukan. Hanya penyelidikan profesional berbasis bukti yang bisa menjelaskan semuanya,” ujar Yohanes Akwan kepada media, Kamis (6/8/2026).

Ia meminta penyidik membangun konstruksi perkara berdasarkan fakta, bukan asumsi, serta meminta Kapolres Pegunungan Arfak tidak terburu-buru menyampaikan kesimpulan sementara ke publik agar proses hukum tetap objektif.

Selain hasil autopsi, keluarga meminta dilakukan rekonstruksi ulang menggunakan teknologi pemodelan tiga dimensi (3D) serta melibatkan Tim Inafis Polda Papua Barat guna memastikan seluruh bukti terekam secara lengkap dan utuh. Pihaknya juga berharap dukungan pemerintah provinsi maupun kabupaten tersedia jika dibutuhkan fasilitas teknis pendukung.

“Kami hanya meminta penyelidikan yang objektif, transparan, dan berbasis ilmu pengetahuan agar penyebab kematian terungkap terang benderang serta memberikan kepastian hukum bagi keluarga dan masyarakat,” pungkasnya. [FSM-R2]

Previous Post

Hasil Uji Lab Konfirmasi, Ekstraksi Kayu Akar Kuning Oleh PT SAPB di Masni Cemari Lingkungan

Next Post

Terduga Pencurian Dana Kampung Saengga Berhasil Diamankan

Next Post
Terduga Pencurian Dana Kampung Saengga Berhasil Diamankan

Terduga Pencurian Dana Kampung Saengga Berhasil Diamankan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertorial

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Advertorial

Browse by Category

  • ARTIKEL
  • BINTUNI
  • Blog
  • BUDAYA & PARIWISATA
  • DAERAH
  • DIKKES
  • EKBIS
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INFO GRAFIK
  • KABAR PAPUA
  • KAIMANA
  • KESEHATAN
  • LINTAS NUSANTARA
  • LINTAS PAPUA
  • MANOKWARI
  • MANSEL
  • NASIONAL
  • News
  • PAPUA BARAT
  • PAPUA BARAT DAYA
  • PARLEMENTARIA
  • PEGAF
  • PENDIDIKAN
  • POLHUKRIM
  • Post
  • TELUK WONDAMA
  • Uncategorized
  • VIDEO

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!