Aimas, TP – Kebijakan efisiensi anggaran tidak menyurutkan pelaksanaan program unggulan Dinas Perhubungan Kabupaten Sorong tahun 2026. Sejumlah kegiatan strategis tetap dijalankan demi meningkatkan pelayanan transportasi masyarakat, dengan fokus pembangunan Terminal Pasar Induk Mariat, pengoperasian Trayek Lingkar Aimas, serta pembangunan dermaga pelabuhan labuh tambat Klalin.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sorong, Semuel Maniani, S.IP., M.A.P., menjelaskan dari total alokasi sekitar Rp18 miliar, sekitar Rp9 miliar diperuntukkan pembangunan dermaga Klalin, sedangkan sisanya mendukung dua program prioritas lainnya. Kendati keterbatasan anggaran memaksa pihaknya menyeleksi kegiatan yang paling mendesak dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Terkait Trayek Lingkar Aimas, yang menjadi jalur penghubung permukiman di kawasan Aimas secara menyeluruh untuk pertama kalinya sejak kabupaten ini berdiri, pelaksanaannya terkendala belum terealisasinya pembagian hasil pajak sebagai sumber pendanaan. “Kami menunggu kepastian anggaran guna memberikan subsidi sebagai stimulus kepada pengemudi agar trayek ini dapat beroperasi sesuai tujuan awal,” ujar Semuel, Jumat (7/8/2026).
Sebagai langkah awal, sebanyak 20 dari sekitar 200 unit angkutan umum yang beroperasi akan menerima subsidi BBM sebesar Rp80 ribu per hari hingga jalur berjalan stabil. Program ini telah memiliki dasar hukum melalui Peraturan Bupati dan Peraturan Daerah yang telah disahkan DPRD Kabupaten Sorong.
Selain itu, renovasi Terminal Pasar Induk Mariat terus dipercepat guna mendukung kelancaran distribusi barang dan pergerakan penumpang. Semuel mengakui penyesuaian jalur menghadapi tantangan kebiasaan pengemudi, namun tetap optimis program ini akan diterima masyarakat demi perbaikan pelayanan transportasi secara menyeluruh. [MPS-R2]




















