Alex Mandacan: Ruang Silaturahmi dan Pengembangan Potensi Anak Muda
Manokwari, TP — Fanindi Open Tournament 2026 hadir bukan sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga bola basket. Kejuaraan ini diproyeksikan menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antar anak muda Papua Barat sekaligus mendorong mereka mengembangkan potensi melalui kegiatan yang positif.
Ketua Panitia Fanindi Open Tournament 2026, Alex Mandacan, menyampaikan hal tersebut saat dikonfirmasi, Minggu malam, (13/9 /2026). “Tujuan dari kegiatan ini untuk mempererat silaturahmi antar anak muda Papua Barat dan juga memotivasi anak-anak muda yang ada di Papua Barat, khususnya Kota Manokwari,” ujar Alex.
Menurutnya, olahraga memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda. Kompetisi tidak hanya berbicara soal kemenangan di lapangan, tetapi juga tentang bagaimana para pemain belajar menjunjung sportivitas, kedisiplinan, kerja sama, dan saling menghargai.
Fanindi Open Tournament 2026 juga diharapkan menjadi momentum mempertemukan anak-anak muda dari berbagai latar belakang, sehingga ruang pergaulan generasi muda tetap terisi aktivitas yang produktif dan membangun.
Selain itu, kehadiran kompetisi yang berkelanjutan dapat memacu perkembangan bola basket di Papua Barat, terutama di Manokwari. Ruang ini terbuka bagi talenta muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengasah pengalaman bertanding.
“Harapannya anak-anak muda bisa termotivasi dan terus mengembangkan bakat mereka melalui olahraga,” kata Alex.
Dengan demikian, turnamen ini tidak hanya mencari juara di atas papan skor, tetapi juga membawa pesan tentang kebersamaan, persaudaraan, dan pentingnya menyediakan ruang positif bagi generasi muda Papua Barat untuk tumbuh dan berprestasi.[ K&K-R2]










