• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Selasa, September 29, 2026
  • Login
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
No Result
View All Result
Home DAERAH BINTUNI

Kabut Asap Meluas, IDI Ingatkan Warga Waspadai Gangguan Kesehatan

AdminTabura by AdminTabura
28/09/2026
in BINTUNI
0
Kabut Asap Meluas, IDI Ingatkan Warga Waspadai Gangguan Kesehatan

Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah KabupatenTeluk Bintuni,Senin (28/9/2026). Foto: TP/CR25

0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Bintuni, TP — Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah KabupatenTeluk Bintuni, Papua Barat, tidak sekadar mengganggu jarak pandang, melainkan berisiko serius terhadap kesehatan. Partikel polutan dari kebakaran hutan-lahan, kendaraan, maupun aktivitas industri dapat masuk sistem pernapasan dan memicu gangguan, terutama pada paru-paru.

Ketua IDI Cabang Teluk Bintuni sekaligus Ketua PDPI Cabang Papua, dr. Wiendo Syahputra Yahya, Sp.P., M.MRS., FAPSR., FISR.,  mengingatkan masyarakat jangan menganggap hal ini sepele, Senin (28/9/2026).

Paparan asap dapat menimbulkan mata perih, iritasi, hidung tersumbat, tenggorokan gatal, batuk, hingga infeksi saluran napas. Risiko lebih berat mengancam penderita asma, PPOK, penyakit jantung, serta kelompok rentan: anak-anak, lansia, dan ibu hamil.

“Segera ke Puskesmas atau rumah sakit jika mengalami sesak napas memburuk, nyeri dada, sulit berbicara, lemas, bibir/jari kebiruan, atau demam tinggi disertai batuk berkepanjangan,” tegasnya.

Langkah pencegahan batasi aktivitas luar ruangan, tutup pintu dan jendela, pakai masker jika harus keluar rumah, hindari merokok, membakar sampah, kayu bakar, obat nyamuk bakar di dalam rumah, jangan membakar lahan/hutan, tunda olahraga di luar hingga udara membaik.

“Perlindungan kesehatan dimulai sejak paparan asap terjadi, jangan menunggu udara bersih baru bertindak,” pesan dr. Wiendo. [CR25-R2]

Previous Post

Serahkan KUA–PPAS Perubahan APBD 2026, Gubernur: Pendapatan Naik 7,49 Persen dan Belanja 11,38 Persen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Browse by Category

  • ARTIKEL
  • BINTUNI
  • Blog
  • BUDAYA & PARIWISATA
  • DAERAH
  • DIKKES
  • EKBIS
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INFO GRAFIK
  • KABAR PAPUA
  • KAIMANA
  • KESEHATAN
  • LINTAS NUSANTARA
  • LINTAS PAPUA
  • MANOKWARI
  • MANSEL
  • NASIONAL
  • News
  • PAPUA BARAT
  • PAPUA BARAT DAYA
  • PARLEMENTARIA
  • PEGAF
  • PENDIDIKAN
  • POLHUKRIM
  • Post
  • TELUK WONDAMA
  • Uncategorized
  • VIDEO

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!