Manokwari, TP –Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), K.H.M. Anwar Iskandar, menegaskan sinergi antara MUI dan Pemerintah Papua Barat menjadi kunci memperkokoh kerukunan sekaligus mendorong pembangunan daerah.
Hal ini disampaikan Anwar Iskandar saat pengurus MUI Pusat dan jajaran MUI Papua Barat bersilahturahmi dengan Gubernur Dominggus Mandacan, di Mansinam Beach Manokwari, Minggu (4/10/202). Gubernur Mandancan tampak didampinggi Sekda Papua Barat Alibaham Temongmere dan sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemprov Papua Barat.
Ditemui usai pertemuan, Anwar menyampaikan apresiasi atas dukungan kuat Gubernur Papua Barat kepada MUI Papua Barat. “MUI berperan ganda, pelayan umat sekaligus mitra pemerintah. Sinergi yang terjalin memastikan program pemerintah didukung, dan sebaliknya, program MUI mendapat dukungan Pemda dan saling menguatkan demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Kunjungan ini MUI Pusat ke Papua Barat sekaligus melakukan pemantauan dan evaluasi dua tahunan. Dua tahun lalu, MUI Papua Barat telah masuk empat besar terbaik di tingkat nasional. Anwar berharap capaian ini terus meningkat dan menjadi teladan bagi daerah lain, terutama dalam hal kekompakan dan kerja sama dengan pemerintah daerah.
Anwar menyoroti tingkat toleransi di Papua Barat yang dinilai sangat tinggi dan luar biasa. Sebagai bukti, di Kampus Unitas Muhammadiyah Papua Barat, 85 persen mahasiswa berasal dari masyarakat asli Papua, dan 80 persen di antaranya adalah umat Kristiani. “Ini menunjukkan harmoni yang patut dijaga dan dibanggakan. Keragaman bukan pemisah, melainkan kekuatan,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat terus merawat sikap saling menghargai, menghormati, dan menjaga kerukunan antarumat beragama, karena harmoni yang terjaga akan memuluskan langkah pembangunan bagi seluruh masyarakat Papua Barat. [K&K-R2]










