Manokwari, TP – Tim basket putra dan putri SMA Negeri 1 Manokwari berhasil mengawinkan gelar juara dalam ajang SMAKVILL Cup Basket Ball setelah menumbangkan tim SMA Katolik Villanova pada partai final yang berlangsung di GOR Sanggeng, Manokwari, Selasa, (6/10/2026), malam.
Kompetisi yang diikuti 11 tim putra dan empat tim putri dari sejumlah antarpelajar pelajar tingkat SMA dan Pelajar di Manokwari ini berlangsung selama delapan.
Ketua Panitia SMA Vilanova Cup, Doon Pehan Djopari mengatakan, partai final mempertemukan tim-tim terbaik yang telah melewati rangkaian pertandingan sejak awal kompetisi.
“Di partai puncak ini mempertemukan SMA Negeri 1 melawan SMA Vilanova untuk putri, dan SMA Katolik Vilanova melawan SMA 1 Manokwari untuk putra,” ujar Doon di sela-sela pertandingan, semalam.
Menurutnya, antusiasme peserta dan penonton menunjukkan bahwa, olahraga basket memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan di Papua Barat, khususnya di kalangan pelajar.
Untuk itu, dirinya berharap, kompetisi serupa dapat digelar secara rutin setiap tahun sehingga menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menemukan bibit-bibit atlet basket potensial.
“Selain itu pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten, sangat mendukung penyelenggaraan event basket cup ini,” tuturnya.
Pembinaan tidak berhenti setelah kompetisi berakhir. Menurutnya, Perbasi perlu mengambil peran dalam menindaklanjuti potensi atlet yang muncul melalui turnamen pelajar tersebut, tandasnya.
Di tempat yqng sama, Ketua Perbasi Papua Barat, Aldorino Rumbrawer mengapresiasi penyelenggaraan SMA Vilanova Cup sebagai salah satu wadah pembinaan olahraga di tingkat pelajar.
Menurut Aldorino, usia pelajar maupun mahasiswa merupakan masa produktif yang penting dalam proses pembentukan dan penjaringan atlet.
“Kegiatan ini sangat penting bagi kami Perbasi dalam menyaring atlet sejak dini,” ujarnya seraya menilai, penyelenggaraan turnamen olahraga pelajar di Manokwari bukan perkara mudah, terutama dalam mendapatkan dukungan dan sponsor.
Karena itu, keberhasilan SMA Vilanova menggelar kompetisi tersebut dinilai sebagai langkah positif yang patut diapresiasi.
Ia berharap, Dinas Pemuda dan Olahraga di tingkat provinsi maupun kabupaten, dapat memberikan dukungan lebih besar terhadap kegiatan pembinaan olahraga, khususnya yang menyasar pelajar dan mahasiswa.
Ia juga menyebut SMA Vilanova Cup dapat menjadi contoh bagi sekolah lain di Papua Barat untuk berani menyelenggarakan kompetisi olahraga secara mandiri dan berkelanjutan.
“Event ini bisa menjadi contoh untuk penyelenggaraan event yang lebih besar lagi bagi sekolah lain di Papua Barat,” pungkasnya. [FSM-R2]










