Manokwari, TP – Kunjungan pasien dengan keluhan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Puskesmas Wosi, meningkat sejak pekan lalu. Kepala Puskesmas Wosi, Selfiana Safkaur, mengatakan, pasien yang paling banyak mengalami keluhan ISPA berasal dari kelompok anak-anak dan lansia.
“Kunjungan pasien yang datang mulai dari minggu kemarin itu peningkatan ISPA sangat tinggi. Sudah hampir 40 persen, yang paling banyak adalah anak-anak dengan lansia. Peningkatan kunjungan tersebut cukup tinggi di tengah kondisi kabut asap yang terjadi,” ujar Selfiana kepada wartawan usai membagikan masker, di Wosi, Kamis (8/10/2026).
Puskesmas Wosi memberikan perhatian kepada kelompok yang dinilai lebih berisiko terhadap dampak asap, seperti ibu hamil, bayi, balita dan lansia.
Selfiana mengatakan pasien yang mengalami ISPA langsung mendapatkan penanganan dari tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Wosi.
“Untuk penanganan ISPA sendiri, langkah-langkah kami adalah langsung melakukan pengobatan karena di sana ada dokter dan kami ada tim yang langsung penanganan. Kami di puskesmas juga sudah mengantisipasi untuk kita memberikan masker kepada pasien yang datang,” ungkapnya.
Ia mengimbau masyarakat di Kelurahan Wosi menjaga kesehatan, terutama ketika harus beraktivitas di luar rumah, termasuk saat berbelanja ke pasar. Masyarakat diminta menggunakan masker untuk mengurangi paparan polusi udara dan asap yang masih tinggi di Kota Manokwari.
“Jangan lupa menggunakan masker, karena masker adalah salah satu untuk pencegahan polusi udara, terutama asap yang sangat tinggi di Kota Manokwari, sehingga membuat peningkatan penyakit ISPA ini sangat tinggi,” pesannya. [SDR-R2]










