Manokwari, TP – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, secara resmi membuka kegiatan Pameran Dagang Lokal Tahun 2026 yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Papua Barat di Manokwari City Mall (MCM), Jumat-Sabtu (9-10/10/2026).
Pembukaan acara ekonomi tersebut dalam rangka memeriahkan HUT Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat ke-27, tepatnya Senin, (12/10/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan, pameran dagang lokal merupakan wujud nyata komitmen daerah untuk terus memajukan perekonomian yang menjadi tulang punggung masyarakat.
Ia menegaskan, pameran ini tidak sekadar menjadi ajang memajang dan menjual produk semata, melainkan sebagai wadah strategis yang mempertemukan berbagai elemen ekonomi.
“Pameran ini merupakan ruang bertemunya kreativitas, produksi, pemasaran, investasi, kemitraan, hingga peluang ekonomi baru. Melalui kegiatan seperti ini, produk-produk lokal Papua Barat memiliki kesempatan untuk dikenal lebih luas, tidak hanya di pasar lokal dan nasional, tetapi juga diharapkan mampu menembus pasar internasional,” ujar Dominggus Mandacan saat membuka kegiatan tersebut.
Gubernur juga mengutip Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan yang mengatur pameran dagang serta memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk memberikan fasilitasi dan kemudahan penyelenggaraan.
Pemerintah Provinsi Papua Barat berkomitmen memberikan dukungan penuh bagi pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui berbagai program, seperti pelatihan peningkatan kapasitas dan fasilitasi akses pasar.
Lebih lanjut, ia menyoroti kekayaan potensi unggulan daerah yang sangat besar, mulai dari produk perikanan dan kelautan, hasil pertanian dan perkebunan, produk olahan pangan, kerajinan tangan, fesyen, seni dan ekonomi kreatif, hingga produk berbasis budaya masyarakat Papua.
Menurutnya, potensi tersebut harus diubah menjadi nilai ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Untuk mewujudkan hal tersebut, pengembangan perdagangan lokal harus berjalan berdampingan dengan pemberdayaan UMKM, peningkatan kualitas produk, penguatan kemasan (branding), sertifikasi, digitalisasi pemasaran, serta perluasan akses modal dan pasar.
“Mari kita bangga menggunakan dan mempromosikan produk lokal kita. Saya berharap pameran ini menjadi momentum untuk berbagi pengalaman, membangun kolaborasi, serta mempertemukan pelaku usaha Papua Barat dengan konsumen, pihak perbankan, pemerintah, dan mitra usaha potensial,” tambahnya.
Mengakhiri arahannya, Gubernur mengajak seluruh peserta pameran untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya guna menunjukkan kreativitas dan kualitas produk lokal, serta menjadikannya batu loncatan menuju kesuksesan yang lebih besar, pungkasnya. [FSM-R2]










