Manokwari, TP – SMP Negeri 15 Rendani saat ini masih berbagi lingkungan dengan SD Negeri 42 Taman Ria dengan keterbatasan ruang. Namun Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Manokwari, Pardjiyanti, menjelaskan bahwa solusi telah disiapkan dengan membangun gedung baru di Soribo dan sudah digunakan untuk kelas III.
Sementara kelas I dan II sementara masih beraktivitas di lokasi lama. Revitalisasi di lokasi baru dilakukan karena lahan lama tidak memungkinkan untuk pengembangan sarana prasarana.
“Untuk SMP Negeri 15 Rendani memang yang terlihat masih satu lingkungan dengan SD Negeri 42 Taman Ria. Tapi yang di sini hanya kelas I dan II, sedangkan kelas III sudah di bangunan yang telah disiapkan di Soribo,” ungkap Pardjiyanti saat ditemui di lokasi, Kamis (22/10).
Pardjiyanti menerangkan bahwa pada tahun 2026 SMPN 15 Rendani mendapatkan program revitalisasi yang difokuskan di lokasi baru Soribo. Pemindahan ke lokasi baru dilakukan karena lahan di tempat lama sudah tidak memungkinkan untuk pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) serta penambahan sarana dan prasarana pendidikan.
“Jadi, bukan Dinas Pendidikan tidak melihat, tetapi Dinas Pendidikan selalu menunjang dan memotivasi pelaksanaan pembelajaran. Karena di sinilah lahannya tidak memungkinkan untuk kita menambah program, RKB dan sarana prasarana yang baru, maka dua tahun sebelumnya Dinas Pendidikan sudah menyiapkan gedung di Soribo,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa Bupati Manokwari memiliki komitmen kuat untuk mendekatkan akses pendidikan dan memberikan perhatian khusus terhadap SMPN 15 Rendani. Saat ini proses belajar mengajar berjalan lancar dengan pembagian kelas telah diatur sedemikian rupa sehingga tidak terjadi benturan jam mengajar antar-guru.
“Sementara berjalan seperti biasa, dan itu sudah dianalisis untuk gurunya, jadi tidak ada benturan jam mengajarnya,” pungkas Pardjiyanti.[SDR-R2]










