
Manokwari, TP – Para orang tua calon siswa SMP kembali mendatangi Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Manokwari, Rabu (6/7).
Kedatangan mereka untuk menanyakan kejelasan sekolah, karena dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2022 belum diterima di sekolah yang diinginkan anak-anaknya.
“Waktu pendaftaran pertama, kita disuruh kumpul berkas ke Dinas dan hari ini mau tanya kelanjutan dapat pembagian sekolahnya,” kata salah satu orang tua calon siswa kepada Tabura Pos di Kantor Disdikbud Manokwari, kemarin.
Ia menerangkan, setelah berkoordinasi dengan pihak sekolah, anaknya ditempatkan di SMP Negeri 15 Wosi, Taman Ria, sedangkan ketika mendaftar di SMP Negeri 5 Wosi.
“Tadi sudah pembagian. Katanya dimasukkan ke SMP Negeri 15 dan berkasnya sudah dibawa ke SMP,” katanya.
Dengan pembagian sekolah itu, ia mengaku kecewa karena secara zonasi sudah memenuhi persyaratan, berdomisili di Wosi Dalam. Apalagi, ungkap dia, anaknya juga merupakan lulusan SD Inpres Wosi Dalam.
“Anaknya mau di SMP Negeri 6, jadi kita usahakan biar senang, karena merekalah yang bersekolah. Tapi dapatnya di SMP lain,” katanya.
Menurutnya, apabila ditanya kecewa, tentu saja dia merasa kecewa. Apalagi, mereka berdomisili di Wosi Dalam dan anaknya juga masuk di zonasi di dekat sekolah tersebut. “Padahal dari daerah lain bisa diterima,” katanya, dengan nada kecewa.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Manokwari, Martinus Dowansiba belum bisa dimintai keterangan perihal pembagian sekolah.
Menurut staf di Kantor Disdikbud Kabupaten Manokwari, pimpinannya sedang berada di luar daerah, sehingga tidak bisa memberikan keterangan. [SDR-R1]




















