Manokwari, TABURAPOS.CO – Tim Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Teluk Bintuni melakukan studi tiru penerapan sistem pembayaran digitalisasi (non tunai) pajak daerah dan retribusi yang diterapkan Bapenda Manokwari, Selasa (11/12).
Koordinator tim studi tiru Bapenda Kabupaten Teluk Bintuni, Multazam menuturkan tujuan tim datang ke Bapenda Manokwari, untuk melihat penerapan sistem digitalisasi tersebut.
Multazam mengatakan, pihaknya telah menerapkan sistem digitalisasi pembayaran melalui aplikasi, namun untuk menyempurnakan penerapan di Teluk Bintuni, pihaknya perlu menambah referensi dan memilih Bapenda Manokwari.
“Kita ingin mengetahui aplikasi yang dipakai Bapenda Manokwari, kebetulan kita di Teluk Bintuni sudah pakai aplikasi juga, kita ingin bandingkan dengan sistem kita dengan yang diterapkan di sini (Bapenda Manokwari red),” katanya kepada wartawan, di Kantor Bapenda Manokwari, kemarin.
Menurutnya, penerapan pembayaran digitalisasi melalui beberapa aplikasi di Bapenda Manokwari cukup lengkap, begitu juga inovasi-inovasinya, dibandingkan dengan kabupaten lain di Papua Barat.
“Kita juga ingin tahu pengembangan dan inovasi di Bapenda Manokwari, yang mungkin bisa kita terapkan di Bintuni, karena penerapan aplikasi pembayaran pajak, retribusi di Manokwari termasuk yang paling bagus di Papua Barat, sehingga tidak perlu ke Jawa,” ujarnya.
Plt Kepala Bapenda Manokwari, Sius N. Yenu mengaku terbuka dengan pemerintah daerah yang ingin mengadopsi penerapan sistem aplikasi digitalisasi pembayaran pajak dan retribusi non tunai.
“Kita terbuka, sesuai dengan komitmen pemerintah daerah, Bapenda untuk memaksimalkan, mengoptimalkan pendapatan pajak daerah dengan mengoptimalisasi sistem yang ada di Bapenda Manokwari,” ujar Yenu di tempat yang sama.
Bapenda Manokwari, kata Yenu, siap membantu daerah tetangga yang ingin menerapkan sistem yang diterapkan mereka, dengan memberikan informasi mengenai tata caranya.
“Kita sampaikan juga mulai dari pelaporan, pendapatan semuanya secara online, ini yang kita sampaikan ke tim Bapenda Teluk Bintuni yang datang hari ini,” tukasnya.
Yenu menambahkan, selama 2023 sudah dua Bapenda yang datang untuk melakukan studi tiru di Bapenda Manokwari, yaitu Bapenda Kabupaten Jayapura dan Bapenda Teluk Bintuni.
“Kalau sebelumnya tahun 2022, ada Bapenda dari Fakfak, Teluk Wondama dan Kaimana yang melakukan studi tiru di sini. Kami selalu melakukan inovasi dan itu dilihat dari teman-teman dari kabupaten lain,” tandas Yenu. [SDR-R3]




















