Manokwari, TP – Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat akan memprogramkan bantuan fasilitas pendidikan berupa kursi, meja, komputer, laptop, in fokus dan sebagainya untuk sekolah di wilayah Provinsi Papua Barat.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat, Abdul Fatah menjelaskan, program yang dinilai tidak begitu urgen atau tidak terlalu efektif akan didorong pada pergeseran anggaran tahun ini.
Diutarakannya, bantuan berupa fasilitas pendidikan bagi sekolah di wilayah Papua Barat, dalam rangka menunjang kebutuhan sekolah, menunjang kebutuhan belajar dan mengajar serta ketika ujian.
“Fasilitas ini biasanya dipakai saat belajar mengajar atau saat ujian sekolah,” katanya kepada para wartawan di kantornya, Senin (6/5/2024).
Ia menegaskan, pihaknya sudah tidak lagi memberikan bantuan fisik gedung sekolah, karena gedung sekolah menjadi kewenangan dari pemerintah kabupaten (pemkab).
Namun, sambung dia, jika ada aspirasi dari sekolah terkait renovasi ruang belajar, sudah mau roboh, dan belum ada dukungan anggaran dari Dinas Pendidikan setempat, maka Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat akan memberikan dukungan anggaran yang bersifat urgen.
“Kami akan fokus mendorong bantuan yang sifatnya urgen ketika belum ada dukungan anggaran dari kabupaten bagi sekolah terkait,” katanya.
Dikatakannya, pada tahun lalu, pihaknya membantu pembangunan ruang belajar di SMA Negeri 1 Manokwari, karena SMA ini tidak mempunyai laboratorium, padahal ini sekolah tertua di Kabupaten Manokwari.
Ia mengatakan, ketika sekolah ini mau diakreditasi, tidak mempunyai laboratorium, dimana ruang laboratorium dialihfungsikan sebagai ruang belajar.
“Ruang belajar ini sangat urgen, maka kita memberikan bantuan empat ruang belajar dan dalam tahun ini mungkin akan segera diresmikan, sedangkan ruang laboratorium dikembalikan pada fungsi awalnya,” tandas Fatah. [FSM-R1]




















