Manokwari, TP – Gubernur dan wakil gubernur Papua Barat yang terpilih dalam Pilkada 2024 serentak diminta bisa memperhatikan Dana Bagi Hasil (DBH) Minyak dan Gas (Migas) untuk pendidikan, khususnya perguruan tinggi.
Rektor Universitas Papua (Unipa) Papua, Dr. Hugo Warami mengatakan, pihaknya dan universitas swasta lain di Papua Barat akan membentuk forum yang bertujuan untuk mengawal kebijakan pemerintah terhadap perguruan tinggi, termasuk DBH Migas.
Khusus untuk DBH Migas untuk pendidikan, kata dia, harus menjadi perhatian, sehingga baik perguruan tinggi negeri maupun swasta mendapatkan hak yang sama di atas tanah Papua.
“Saya berdoa kalau Bapak Dominggus Mandacan terpilih sebagai gubernur Papua Barat, ini pesan saya sebagai Rektor Unipa,” kata Warami kepada Tabura Pos di Kampus Unipa Manokwari, Selasa (24/9).
Ia menjelaskan, kebijakan pemerintah terkait DBH Migas untuk pendidikan yang perlu diketahui, ada beberapa banyak kuota yang disediakan untuk pendidikan tinggi. Oleh sebab itu, kata dia, ini menjadi salah satu focus ke depan, karena selama ini kebijakan itu belum dilirik, sehingga ke depan pihaknya dan universitas swasta lain akan mendorong seperti apa kebijakan pemerintah nanti.
“Bagi dana hasil kehadirannya LNG Tangguh, artinya kontribusi dari kehadiran LNG Tangguh dapat dinikmati masyarakat melalui pendidikan tinggi. Ini bagian dari hak masyarakat,” katanya. [AND-R1]




















