Manokwari, TP – Pada November 2024, nilai ekspor Papua Barat mencapai 234,89 juta US$, mengalami penurunan baik secara bulanan sebesar 29,37 persen dan secara tahunan sebesar 0,14 persen.
Badan Pusat Statistik (BPS) Papua Barat mencatat hal yang berbeda tentang ekspor antara Papua Barat dan Papua Barat Daya (PBD).
Nilai ekspor Papua Barat Daya tercatat mencapai 5,02 juta US$, mengalami peningkatan baik secara bulanan sebesar 205,69 persen dan sebesar 433,57 persen secara tahunan.
“Dari sisi impor, tidak ada nota pemberitahuan impor barang yang masuk baik untuk wilayah Papua Barat maupun Papua Barat Daya,” jelas Kepala BPS Papua Barat, Merry saat rilis di kantornya, Kamis, 2 Januari 2025.
Untu neraca perdagangan, BPS mencatat surplus neraca perdagangan Papua Barat tercatat sebesar 234,89 juta US$. Di mana lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya dan bulan yang sama tahun sebelumnya.
“Surplus ini memperpanjang catatan surplus beruntun menjadi 23 bulan,” ungkapnya.
Sementara, neraca perdagangan Papua Barat Daya pada November 2024 kembali mencatatkan surplus sebesar 5,02 juta US$ lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya dan dari bulan yang sama tahun lalu. [SDR-R4-]




















