Manokwari, TP – Polresta Manokwari merilis hasil kinerja sepanjang Tahun 2024. Kegiatan ini dipimpin oleh Wakapolresta Manokwari, Kompol. Agustina Sineri bertempat di ruang data Polresta Manokwari, Selasa (31/12).
Turut hadir mendampingi Kabag Ops. Kompol. Wisnu Prasetyo, dan Kasi Humas, Ipda. Lafit Soming. Turut juga hadir sejumlah Kasat, Kabag, Kanit dan sejumlah personel Polresta Manokwari serta sejumlah wartawan dari berbagai media di Manokwari.
Sineri mengungkapkan bahwa pada Tahun 2024, dinamika situasi Kamtibmas diwilayah hukum Polresta Manokwari secara umum mengalami penurunan.
Untuk kasus kejahatan mengalami penurunan sebanyak 39 kasus atau 6 persen dari total 664 kasus di Tahun 2023 menjadi 625 kasus di Tahun 2024.
Hal serupa juga terjadi pada pelanggaran mengalami penurunan 5 kasus atau 56 persen dari total 9 kasus di Tahun 2023 menjadi 4 kasus di Tahun 2024.
Begitupula dengan gangguan mengalami penurunan 2 kasus atau sebesar 66 persen dari total 3 kasus di Tahun 2023 menjadi 1 kasus di Tahun 2024.
Sesuai dengan grafik dinamika situasi Kamtibmas di Manokwari didominasi dengan kejadian unjuk rasa maupun pemalangan. Kasus ini sempat mengalami penurunan di Tahun 2023 namun kembali meningkat di Tahun 2024 karena dipengaruhi situasi politik.
Kemudian berdasarkan data perbandingan Crime Clearance (CC) juga tampak mengalami penurunan sebanyak 115 kasus atau 15 persen. Pada Tahun 2023 Polresta Manokwari menerima sebanyak 770 Laporan Polisi (LP), P21 227 kasus, SP3 1 kasus, Restorative Justice (RJ) 181 kasus. Sedangkan pada Tahun 2024, Polresta Manokwari menerima sebanyak 655 LP, P21 152 kasus, dan RJ 99 kasus.
Kemudian untuk kasus narkotika dan Minuman Keras (Miras), Polresta Manokwari telah melakukan pengungkapan sebanyak 17 kasus dengan jumlah pelaku sebanyak 20 orang. Adapun barang bukti yang diamankan berupa Shabu 80,34 gram, ganja 6,6 kilogram, dan Miras 144 botol.
Berikutnya untuk kejadian kecelakaan lalu lintas di Tahun 2024 terdapat sebanyak 294 LP, mengalami peningkatan dibandingkan di Tahun 2023 sebanyak 288 LP.
Adapun sejumlah kasus menonjol yang berhasil diungkap Polresta Manokwari pada Tahun 2024 yakni, pengungkapan pencurian uang senilai Rp. 140 juta dan 8 unit sepeda motor, pengungkapan kasus Curanmor, pengungkapan kasus BBM.
Selanjutnya pengungkapan sejumlah kasus pembunuhan, pengungkapan kasus penipuan emas di Pegadaian, pengungkapan kasus pembuatan senjata api rakitan, dan sejumlah kasus lainnya.
Menurut Sineri, jika melihat dari grafik dinamika Kamtibmas secara umum mengalami penurunan, hal ini tentunya ini bukan karena kerja Polresta Manokwari semata tetapi berkat dukungan dari semua pihak.
Untuk itu, Sineri menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, pemerintah, TNI dan stakeholder terkait termasuk para insan pers karena sudah mendukung Polresta Manokwari dalam melaksanakan tugas pengamanan sehingga kejahatan dan gangguan Kamtibmas menurun.
“Kedepan mari kita sama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan di Manokwari sebagai kota peradaban sehingga suasana kondusif tetap terjaga,” harapnya. [AND-R6]




















