Manokwari, TP – Lokasi lahan pembangunan Sekolah Rakyat Terpadu di Manokwari yang disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab), seluas 10 hektar di Kelurahan Andai, Distrik Manokwari Selelatan, telah disurvey langsung oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Papua Barat.
Dalam peninjauan atau ground check tersebut, Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis didampingi jajaran Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Manokwari.
“Sesuai arahan Pak Bupati kita sudah ground check lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Andai, Selasa pekan lalu, dan berjalan dengan baik,” kata Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Manokwari, Ferdy M. Lalenoh kepada wartawan di Kampung Bakaro, Sabtu (2/8/2025).
Ia menjelaskan, persiapan pembangunan sekolah rakyat di Manokwari berlanjut ke tahap selanjutnya yaitu melengkapi administrasi yang dibutuhkan.
“Setelah ground check selesai, sekarang administrasi dan akan ada proses pembuatan perencanaan dan perancangan detail atau DED, kemudian rencana anggaran biaya atau RAB,” jelasnya.
Menurutnya, pembuatan perencanaan dan perancangan detail (DED) serta RAB akan dilakukan dalam waktu dekat dengan melibatkan tim dari pemerintah daerah dan pusat, karena sumber anggarannya dari APBN.
Ditanya seputar penyusunan RAB, Ferdy Lalenoh menerangkan, akan disusun tim bentukan Pemkab Manokwari dengan melibatkan OPD teknis terkait seperti Dinsos, Bappeda, DLHP, BPKAD bidang aset.
“Tentunya ada tim dari daerah dan ada tim dari pusat yang terdiri dari Kementerian Sosial, Kementerian Pekerjaan Umum. Namun sumber anggarannya berasal dari APBN,” pungkasnya.
Plt Kepala Dinsos Kabupaten Manokwari memastikan lahan seluas 10 hektar yang disiapkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat Terpadu berstatus milik pemerintah daerah. [SDR-R4]




















