Manokwari, TP – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat senantiasa memberikan dukungan penuh terhadap invenstasi Genting Oil Kasuari Pte Ltd dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Papua Barat.
Hal ini ditegaskan, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan saat pelaksanaan Focus Group Discussion antara Pemprov Papua Barat dengan SKK Migas, Genting Oil Kasuari Pte. Ltd di Jakarta, Kamis (7/8/2025).
Langkah ini, kata Mandacan, sebagai wujud nyata dukungan Pemprov Papua Barat terhadap Asca Cita Presiden terhadap hilisisasi sumber daya alam (SDA) sebagai langkah strategis pembangunan berkelanjutan.
Dikatakan Mandacan, sebelumnya masyarakat adat yang berada di daerah kerja Genting Oil menemui dirinya dalam rangka menuntut ganti rugi. Hal ini, akan dibicarakan dengan Bupati Teluk Bintuni.
Menurutnya, kehadiran dari perusahan ini tentunya akan memberikan dampak positif bagi negara, daerah bahkan bagi masyarakat adat pemilik hak ulayat.

“Kehadiran perusahan akan memberikan dampak terhadap masyarakat lokal disana, maka diharapkan pihak perusahan memberikan kesempatan dan peluang kerja bagi anak-anak Papua di Teluk Bintuni, Fakfak, Papua Barat dan Papua pada umumnya, sehingga anak-anak kami tidak menjadi penonton,” harap Mandacan.
Menurutnya, sejalan dengan Indonesia Emas tahun 2045 tetapi juga Papua Emas tahun 2041, maka Pemprov Papua Barat telah menetapkan program strategis yakni, Papua Barat sehat, Papua Barat cerdas dan Papua Barat produktif.
Dengan demikian, kata Mandacan, pihaknya membutuhkan dukungan dari pihak perusahan dalam rangka mewujudkan ketiga program strategis tersebut dengan memberikan gambaran berapa banyak tenaga kerja yang dibutuhkan di sektor migas.
Sehingga, lanjut Mandacan, dengan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan, maka melalui program Papua Barat Cerdas, pihaknya dapat mempersiapkan tenaga-tenaga kerja yang bersertifikasi guna dapat terserap di lapangan kerja yang dibuka oleh Genting Oil.
“Usai pertemuan ini ketika kami kembali ke daerah, kami akan menghubung Bupati Teluk Bintuni guna melakukan pertemuan bersama masyarakat pemilik hak ulayat dimana Genting Oil beroperasi,” tandas Mandacan. [*FSM-R5]




















