Manokwari, TP – Roby Mandacan (17) yang tenggelam di Pantai Warberfor, Distrik Manokwari Utara (Pantura), Kabupaten Manokwari, tidak ditemukan dalam Operasi Search dan Rescue (SAR) gabungan.
Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Manokwari Reza Afriyanto, mengatakan Operasi SAR terhadap Roby Mandacan resmi ditutup pada Minggu, 11 Januari 2026, dengan hasil korban tidak ditemukan atau nihil.
“Kita sudah melaksanakan Operasi SAR kurang lebih 7 hari dari tanggal 5 sampai 11 Januari 2026, hasilnya tidak ditemukannya korban. Korban satu orang atas nama Robby Mandacan dinyatakan hilang dan Operasi SAR diusulkan ditutup,” kata Reza kepada Tabura Pos di kantornya, Senin (12/1/2026).
Dari laporan informasi yang diterima tanggal 5 Januari 2026, korban disebut sedang berenang bersama rekan-rekannya dan terseret arus.
Reza menerangkan, penghentian dan penutupan Operasi SAR terhadap korban sudah berdasarkan evaluasi dan pertimbangan teknis seluruh unsur SAR yang terjadi dari Polairud, Polsek Amban, Koramil Manokwari Utara, aparat kampung termasuk pihak keluarga korban.
“Dari keluarga sangat kooperatif dan bisa menerima, karena pihak keluarga juga mendampingi selama operasi dari hari pertama. Namun, kami sampaikan kalau nantinya ada tanda-tanda pasti ditemukan korban maka operasi akan dibuka kembali untuk melakukan evakuasi dan lain sebagainya,” jelas Reza.
Menurutnya, Operasi SAR terhadap korban sudah lakukan maksimal oleh tim gabungan mulai dari penyisiran darat, pemantauan laut menggunakan perahu karet dan perahu warga sampai pemantauan deteksi mayat di dalam dengan peralatan Aqua Eye. Bahkan radius pencarian sudah diperluas kurang lebih mencapai 5-kilometer dari titik hilangnya korban, tetapi belum juga ditemukan.
“Memang kendala selama operasi cuaca tidak bersahabat, gelombang tinggi, angin serta hujan sehingga mempersulit pergerakan tim, namun itu sudah maksimal,” terangnya.
Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Manokwari menambahkan, Operasi SAR tersebut merupakan operasi perdana di tahun 2026 dan hilangnya korban menambahkan daftar catatan Kantor SAR Manokwari.
“Kami himbau warga yang melaksanakan kegiatan di pantai, yang melaut maupun berenang, tetap memperhatikan kondisi ril cuaca, jangan paksa kalau gelombang atau ombak tinggi, gunakan safety peralatan. Kalau melihat akan ada badai, angin kencang segera mencari tempat yang aman,” pesannya [SDR-R2]




















