Manokwari, TP – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Papua Barat dan Bapenda Kabupaten Teluk Bintuni gelar pertemuan strategis bersama SKK Migas dan PT Genting Oil Kasuri Pte. Ltd. di Kantor Bapenda Papua Barat, Selasa (20/1/2026).
Pertemuan strategis tersebut guna membahas perkembangan investasi serta optimalisasi pendapatan daerah dari sektor minyak dan gas bumi (migas) di wilayah Teluk Bintuni.
Kepala Bapenda Papua Barat, Bachri Yasin mengatakan, dari pertemuan ini pihaknya telah menyepakati beberapa hal dalam rangka peningkatan DAP baik provinsi maupun kabupaten.
Dikatakan Bachri, pihaknya bersama telah bersepakat untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), baik bagi provinsi maupun Teluk Bintuni.
Dalam pertemuan ini juga, kata dia, pihaknya akan menyampaikan surat perihal permintaan data potensi objek pajak daerah maupun retribusi daerah di areal operasi Genting Oil Kasuri Pte. Ltd.
“Sekaligus kami juga menyepakati waktu observasi dan peninjauan lapangan untuk penetapan objek pajak dan retribusi daerah yang menjadi kewenangan provinsi dan kewenangan kabupaten,” kata Bachri kepada wartawan usai pertemuan tersebut.
Lebih lanjut, kata Bachri, pihaknya juga bersepakat terkait pelaksanaan participacing interest (PI) 10 persen yang saat ini sedang berproses terkait pembentukan Badan Usaha Miliki Daerah (BUMD) pengelola.
“Inilah kesepakatan kita bersama dalam pertemuan kali ini. Pada prinsipnya kita sepakat untuk melaksanakan komitmen bersama sesuai amanat perundang-undangan yang berlalu di Provinsi Papua Barat,” ujar Bachri.
Sementara itu, Seinior Manager Finannce And I, Genting Oil Kasuri Pte. Ltd, Irvan R. Siregar mengatakan, pertemuan ini merupakan pertemuan II dalam rangka menindaklanjuti pertemuan pertama antara manajemen Genting Oil Kasuri Pte. Ltd bersama Gubernur Papua Barat.
“Pertemuan ini merupakan pertemuan strategis dalam rangka membangun sinergritas tetapi juga bersilaturahmi bersama Bapenda Papua Barat dan Bapenda Teluk Bintuni,” kata Siregar kepada wartawan di sela-sela pertemuan tersebut, kemarin.
Pertemuan ini bertujuan untuk mengetahui kewajiban pihaknya kepada daerah dalam bentuk pajak maupun retribusi ke daerah, baik provinsi maupun kabupaten demi kemajuan Papua Barat kedepan, pungkasnya.
Disinggung terkait tindaklanjuti hasil pertemuan pemindahan Kantor Perwakilan Genting Oil Kasuri ke wilayah Papua Barat, terang Siregar, pihaknya telah komitmen agar kedepan dapat memindahkan kantor perwakilan ke wilayah Papua Barat.
Disamping itu, lanjut dia, pihaknya juga kedepan akan berupaya untuk memindahkan titik kumpul tenaga kerja dari bandara DEO Sorong ke Bandara Rendani Manokwari.
“Ini juga telah disepakati bersama dalam pertemuan ini meskipun tugas ini berada di devisi lain,” tandas Siregar. [FSM-R2]




















