Sorong, TP – Sejumlah bangunan di kawasan Kompleks NN, KM 9,5, sebelah gudang PT Irian Jaya Sehat, Jalan Basuki Rahmat, Kota Sorong, dilaporkan terdampak akibat penimbunan saluran air di lokasi tersebut.
Warga setempat mengaku resah karena jalur aliran air yang ada sebelumnya kini telah ditimbun, dengan pembangunan gedung yang diduga akan dijadikan rumah kos-kosan sedang berlangsung. Penimbunan tersebut dikhawatirkan mengganggu sistem drainase dan berpotensi menyebabkan genangan air saat musim hujan.
“Kami sudah pernah melaporkan persoalan ini ke dinas terkait sejak tahun 2017, tetapi sampai sekarang pembangunan tetap berjalan,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Menurut warga, saluran air tersebut memiliki fungsi penting sebagai jalur pembuangan air dari beberapa titik di kawasan. Jika tertutup permanen oleh bangunan, risiko banjir di lingkungan sekitar akan semakin besar. Mereka meminta perhatian dan ketegasan Pemerintah Kota Sorong untuk meninjau kembali izin serta dampak lingkungan dari pembangunan tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) Kota Sorong, Corina Mansawan, saat dikonfirmasi Selasa (3/3) menegaskan pihaknya belum menerima laporan resmi terkait kasus tersebut.
“Kami belum menerima laporan, namun kami akan turun langsung melihat kondisi di lapangan. Jika ditemukan adanya pelanggaran terhadap peraturan yang berlaku, tentu akan kami tindak tegas,” tegasnya.
Pemerintah diharapkan segera melakukan pengecekan agar pembangunan di kawasan tersebut tidak merugikan masyarakat dan tetap sesuai dengan ketentuan tata ruang serta peraturan lingkungan hidup yang berlaku. [CR30-R2]




















