Manokwari, TP – Panitia pelaksana Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional ke-XIV di Manokwari, Papua Barat, terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan kegiatan yang diperkirakan diikuti sekitar 8.000 peserta dari seluruh Indonesia.
Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengatakan, salah satu dukungan penting yang diperoleh adalah bantuan dari Kementerian Perhubungan berupa dua kapal yang akan difungsikan sebagai sarana transportasi sekaligus hotel terapung untuk menampung sebagian peserta.
Menurutnya, dukungan tersebut menjadi solusi untuk mengantisipasi keterbatasan fasilitas penginapan di Manokwari selama acara berlangsung.
“Kami telah menyurati Kementerian Perhubungan dan mendapat dukungan dua kapal yang akan digunakan sebagai transportasi sekaligus hotel terapung bagi peserta,” ujar Dominggus dalam rapat bersama Forkopimda Papua Barat di Hotel Aston, Senin (9/3/2026).
Selain memanfaatkan kapal, panitia juga mengoptimalkan berbagai fasilitas penginapan yang ada di Manokwari, mulai dari hotel hingga asrama sekolah untuk menampung peserta dari berbagai daerah.
Pemerintah Provinsi Papua Barat juga telah mengirimkan surat kepada Presiden Republik Indonesia untuk memohon kesediaan hadir membuka secara resmi kegiatan tersebut. “Jika Presiden datang ke Manokwari tentu akan memberikan manfaat besar bagi Papua Barat,” kata Dominggus.
Ia menambahkan, momentum Pesparawi akan dimanfaatkan untuk menyampaikan laporan perkembangan pembangunan di Papua Barat kepada Presiden dan kementerian yang hadir. “Mulai dari sektor pendidikan, kesehatan hingga infrastruktur akan kami sampaikan pada momen tersebut,” ujarnya.
Pesparawi Nasional merupakan ajang keagamaan tingkat nasional yang mempertemukan paduan suara gerejawi dari seluruh provinsi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah pembinaan seni paduan suara gereja, tetapi juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi daerah melalui peningkatan kunjungan dan aktivitas masyarakat selama acara berlangsung. [K&K-R2*]




















