Sorong, TP – Sebanyak 60 orang personel Brimob Polda Papua Barat Daya dikerahkan guna mempertebal pengamanan pasca kejadian penyerangan warga sipil oleh orang tak dikenal (OTK) di Kampung Jokba, Distrik Bamusbawa, Kabupaten Tambrauw.
Plt. Kabid Humas Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny Setya Agustin Hengkelare, saat memimpin press conference, pada Rabu (18/3/2026) mengungkapkan bahwa penguatan personel dilakukan guna memberikan jaminan rasa aman terhadap masyarakat.
Dikatakan Kompol Jenny para personel tersebut disiagakan di sekitar lokasi kejadian guna membantu mobilisasi warga yang melintas. Terutama yang hendak melakukan perjalanan dari dan menuju Kabupaten Tambrauw.
Para personel siap mebantu mobilisasi masyarakat dari dan menuju Kabupaten Tambrauw yang melintasi TKP. Adapun bagi masyarakat yang hendak melintasi lokasi menggunakan sepeda motor, akan dikumpulkan di satu titik untuk selanjutnya dikawal oleh personel kami menuju lokasi tujuan.
“Kami mengimbau pengendara sepeda motor untuk tidak melintas satu per satu. Jadi beberapa orang kami kumpulkan di satu titik, kemudian akan dikawal petugas ke tujuan. Hal ini merupakan upaya untuk memberikan jaminan rasa aman bagi masyarakat pengendara,” ungkap Kompol Jenny.
Dengan inisiatif tersebut, Polda Papua Barat Daya mengumumkan bahwa jalan lintas Sorong-Tambrauw yang sebelumnya ditutup, kini sudah dibuka dan bisa dilalui oleh masyarakat. [CR24-R2]




















