• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Rabu, April 15, 2026
  • Login
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
No Result
View All Result
Home DIKKES PENDIDIKAN

Menyongsong Papua Barat Emas, Atkana Tekankan Pemerataan Pendidikan & Hak Guru

AdminTabura by AdminTabura
26/03/2026
in PENDIDIKAN, VIDEO
0
Wujudkan Layanan Publik Bermartabat, Pemkab Manokwari Segera Susun Perda

Kepala Perwakilan ORI Papua Barat, Amus Atkana

0
SHARES
84
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

​Manokwari, TP – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Papua Barat memberikan perhatian serius terhadap sejumlah tantangan dunia pendidikan di wilayah Papua Barat.

Kepala Perwakilan ORI Papua Barat, Amus Atkana kembali menekankan adanya transformasi pendidikan secara menyeluruh, mulai dari infrastruktur hingga kesejahteraan tenaga pendidik, guna menciptakan keadilan akses pendidikan bagi seluruh siswa.

Dikatakan Atkana, pemerintah daerah sudah saatnya berpikir untuk pembangunan sekolah-sekolah negeri baru di lokasi yang strategis untuk mengurai penumpukan siswa di sekolah tertentu.

“Hal ini bertujuan agar fasilitas pendidikan tidak hanya terpusat di satu titik. Sekaligus kita menghilangkan paradigma sekolah unggulan atau sekolah favorit di kalangan masyarakat kita,” kata Atkana kepada Tabura Pos di ruang kerjanya, belum lama ini.

Selain infrastruktur, Atkana juga mendorong pemerataan kualitas sumber daya manusia (SDM). Dimana, perlu mengirimkan guru-guru berpengalaman dan berprestasi ke berbagai sekolah sangat diperlukan agar kualitas pendidikan merata dan tidak terjadi dominasi “sekolah unggulan”.

Disamping itu, lanjut dia, perlu adanya keadilan anggaran dari pemerintah daerah untuk sekolah yang masih minim fasilitas harus mendapatkan dukungan finansial yang lebih besar dibandingkan sekolah yang sudah mapan atau sudah mandiri.

“Penting juga kita memperhatikan pembayaran hak-hak guru secara tepat waktu, termasuk sertifikasi dan jam mengajar tambahan, agar guru dapat bekerja secara totalitas,” tekan Atkana.

Lebih lanjut, kata Atkana, disamping itu, perlu dilengkapi sejumlah sarana dan prasarana pendidikan baik, laboratorium yang memadai seperti,  lab kimia, biologi maupun lab komputer,harus menjadi prioritas untuk mendukung proses belajar mengajar yang berkualitas.

Menurutnya, investasi di bidang pendidikan adalah investasi masa depan. Pemerintah daerah harus mulai berpikir jauh ke depan untuk menyongsong Indonesia Emas 2045 dan Papua Barat Emas 2041.

“Tidak boleh ada lagi stigma sekolah unggulan atau tidak unggulan, semua anak memiliki hak yang sama untuk sukses, asalkan didukung oleh niat belajar yang kuat, guru yang totalitas, dan peran orang tua yang aktif,” ujarnya.

Dirinya berharap dengan adanya penguatan sektor pendidikan ini, kesenjangan kualitas antar sekolah di Papua Barat dapat terkikis.

Ia mengungkapkan, keberhasilan seorang siswa tidak hanya ditentukan oleh nama besar sekolahnya. Tetapi oleh kolaborasi antara fasilitas yang memadai, kompetensi guru, serta motivasi diri siswa itu sendiri.

“Generasi yang saat ini menjadi pemimpin, baik gubernur, bupati atau pimpinan-pimpinan instansi pemerintah, rata-rata mereka sekolah di kampung semua. Artinya, sekolah unggulan atau sekolah favorit tidak bisa dijadikan sebagai standar untuk orang itu sukses. Tapi kembali ke niat hati siswa, guru dan kemauan siswa yang tinggi,” tandas Atkana. [FSM-R2]

Previous Post

ORI Papua Barat Usul Tes Narkoba Jadi Syarat Masuk Sekolah

Next Post

Ombudsman Dorong Pemkab Maybrat Lebih Intens Pastikan Keamanan di Aifat Selatan

Next Post
Ombudsman Berikan Opini ‘Kurang’ untuk Pelayanan Publik Kabupaten Maybrat

Ombudsman Dorong Pemkab Maybrat Lebih Intens Pastikan Keamanan di Aifat Selatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertorial

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Advertorial

Browse by Category

  • ARTIKEL
  • BINTUNI
  • Blog
  • BUDAYA & PARIWISATA
  • DAERAH
  • DIKKES
  • EKBIS
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INFO GRAFIK
  • KABAR PAPUA
  • KAIMANA
  • KESEHATAN
  • LINTAS NUSANTARA
  • LINTAS PAPUA
  • MANOKWARI
  • MANSEL
  • NASIONAL
  • News
  • PAPUA BARAT
  • PAPUA BARAT DAYA
  • PARLEMENTARIA
  • PEGAF
  • PENDIDIKAN
  • POLHUKRIM
  • Post
  • TELUK WONDAMA
  • Uncategorized
  • VIDEO

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!