Sorong, TP – Ombusman RI Perwakilan Papua Barat- Papua Barat Daya turut prihatin dan mengecam tindakan penyeranggan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap personel TNI AL yang tengag menjalankan tugas di Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, pada Minggu (22/3/2026).
Dimana dalam peristiwa tersebut dua prajurit TNI Angkatan Laut (AL), Prada Marinir Andi Suvio dan Prada Marinir Elki Saputra dari Satuan Tugas Batalion Marinir (Yonmar) 10 Operasi Habema dinyatakan gugur, sedangkan Kopda Eko Sutikno mengalami luka tembak masih menjalani perawatan di RSAL Dr. R. Oetojo Sorong.
Menyikapi dinamika situasi tersebut, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Papua Barat- Papua Barat Daya, Amus Atkana mendorong Pemerintah Kabupaten (pemkab) Maybrat lebih intens memastikan keamanan, sehingga pelayanan terhadap publik di wilayah tersebut dapat tetap berjalan terutama di Distrik Aifat Selatan, baik layanan kesehatan, pendidikan dan pemerintahan pada umumnya.
” Kami juga berharap Forkoimpida Maybrat dapat berkolaborasi dan bersinergi dengan baik dalam mendukung pelayanan publik yang jauh lebih baik, khususnya di daerah terpencil di kabupaten Maybrat,” ucap Atkana kepada Tabura Pos, Kamis (26/3).
Menurut Atkana, beberapa langkah humanis yang telah dilaksanakan Pemkab Maybrat bersama aparat TNI-Polri sudah tepat. Namun, ia mendorong Forkopimda Maybrat agar tetap fokus memastikan keamananan guna mendukung pelayanan publik tetap berjalan dengan baik di kabupaten Maybrat. [K&K-R2]




















