Manokwari, TP – Sebanyak 3 rumah di Jl. Taman Ria, Rendani, Kabupaten Manokwari mengalami musibah kebakaran, Minggu, 29 Maret 2026 sekitar pukul 06.30 WIT.
Kebakaran diduga berasal dari korsleting arus Listrik dari usaha laundry, kemudian merembet ke rumah di sampingnya yang hanya berbatas dinding.
“Api awalnya dari laundry sekitar setengah 6 pagi,” kata Uki, seorang warga yang ditemui wartawan di lokasi kejadian, kemarin.
Peristiwa ini membuat warga tampak kesal lantaran petugas pemadam kebakaran dan mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari Satpol PP Kabupaten Manokwari yang dihubungi, tidak datang ke lokasi.
Akhirnya, warga berjibaku secara bergotong-royong untuk memadamkan kobaran api. Setelah api berhasil dipadamkan, saat ini lokasi kejadian sudah dipasangi garis polisi.
“Kita sudah hubungi sampai lari ke kantor, tetapi alasannya tidak ada bensin dan tidak sopir, makanya masyarakat kita padamkan seadanya. Memangnya butuh berapa liter untuk mobil damkar? Tadi hanya pak Kasat yang datang ke sini,” katanya dengan nada kesal.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Manokwari, Yusuf Kayukatui membenarkan bahwa mobil damkar tidak bisa ke lokasi untuk memadamkan api karena tidak ada bahan bakar minyak (BBM).
“Memang benar dan sangat benar, tidak ada BBM. Kalau sopir ada,” jawab Kayukatui yang dikonfirmasi Tabura Pos via WhatsApp, Minggu (29/3/2026).
Diungkapkan Kasatpol PP, sudah tidak ada BBM untuk mobil damkar sejak Desember 2025 silam, termasuk air. “Desember sampai sekarang tidak ada uang BBM dan air. Kalau kita bisa bon boleh,” tandas Kayukatui. [SDR-R1]




















