Manokwari, TP – Pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) subsidi dan non subsidi ke Manokwari tetap terjaga aman meskipun ada dinamika geopolitik Selat Hormuz.
Hal ini ditegaskan Sales Branch Manager PT Pertamina Manokwari, Akhmad Sofyan Lim, usai sidak bersama Disperindag dan Polresta Manokwari di sejumlah SPBU dan agen resmi, Kamis (2/4).
“Sekali dua sampai tiga hari kapal pengangkut BBM rutin datang ke Fuel Terminal Manokwari. Jika terlambat hanya karena faktor alam,” ujarnya.
Sofyan menjelaskan, kuota BBM sudah ditetapkan awal tahun dan tidak ada pengurangan. Setiap hari, SPBU mendapatkan Pertalite 5-10 kilo liter dan biosolar 15 kilo liter, sedangkan BBM non subsidi disalurkan sesuai permintaan.
“Pemerintah pusat juga menyatakan tidak ada kenaikan harga, masyarakat tidak perlu panic buying,” jelasnya.
Plh Kepala Disperindag Kabupaten Manokwari, Yahya Maabuat, menegaskan isu kelangkaan BBM adalah isu murahan.
Ia mengingatkan akan antisipasi penimbunan BBM subsidi bersama pihak kepolisian. SPBU yang disambangi antara lain SPBU Briyosi dan Jalan Baru, serta agen resmi PT Boman Muliana/PT Teluk Sawaibu dan PT Kali Dingin. [SDR-R2]




















