Ransiki, TP – Bupati Manokwari Selatan, Bernard Mandacan, S.IP, dan Wakil Bupati Manokwari Selatan, Mezak Inyomusi, SE, M.Si, didampingi Pelakssno tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Manokwari Selatan (Sekda Mansel), Apolop Kawey, SH, bersama Ketua Klasis GKI Ransiki, Pdt Benhur Maniawasi S.Th, dan seluruh Umat Kristen dari dedominasi Gereja-gereja se-Ransiki, melaksanakan pawai obor dalam rangka menyambut Hari Raya Paskah 2026, di Ransiki, Minggu (5/4) dini hari.
Dengan mengambil rute star dan finish dari Halaman Kantor GKI Klasis Ransiki, Bupati Mansel, Bernard Mandacan, bersama Pimpinan GKI Klasis Ransiki memimpin pawai obor sambil membawa obor dan melantunkan puji-pujian dengan penuh sukacita.
Bupati Mansel, Bernard Mandacan, dalam sambutannya mengaja Umat Kristen di Mansel untuk terus bersyukur kepada Tuhan, karena masih diberi nafas kehidupan dan bisa merayakan pawai obor Paskah sebagai wujud kemenangan iman.
“Obor yang kita nyalakan ini bukan sekadar tradisi, melainkan simbol dari Cahaya Kristus yang telah bangkit mengalahkan kegelapan,” pesan Bupati Bernard.
Dia pun mengajak, Umat Kristen di Kabupaten Mansel dapat memaknai semangat Paskah untuk mewujudkan Manokwari Selatan yang harmonis, beradab, adil, mandiri, dan sejahtera.
Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Mansel ini juga menyampaikan 3 pesan penting dalam memaknai momentum pawai obor Paskah di tahun ini. Pertama, Cahaya Keharmonisan, pawai obor ini mencerminkan kebersamaan antar denominasi Gereja di bawah naungan Badan Koordinasi Antar Gereja (BKAG).
“Mari kita jadikan momentum ini untuk mempererat tali persaudaraan dan menjaga keharmonisan di Tanah Manokwari Selatan, biarlah cahaya obor ini menjadi simbol bahwa kita adalah satu dalam Kasih Tuhan,” ujar Bupati dalam pesannya yang pertama.
Selanjutnya, Perayaan yang beradab, artinya terus menjaga ketertiban dan keamanan selama di masa Paskah. “Mari kita rayakan kebangkitan ini dengan cara yang beradab, sopan, dan penuh sukacita tanpa mengganggu kenyamanan sesama,” pesan kedua.
Energi baru untuk membangun, artinya kebangkitan Yesus Kristus harus membawa semangat baru untuk bekerja lebih giat demi kemandirian daerah. “Semoga Sukacita Paskah memotivasi kita semua untuk memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan pembangunan di Manokwari Selatan,” demikian pesan Bupati Bernard.
Dengan demikian, atas nama Pemerintah Daerah, Bupati Bernard menyampaikan selamat merayakan Hari Paskah Kristus 2026, Semoga damai dan terang paskah senantiasa menyertai setiap langkah setiap orang. [BOM-R2]




















