Manokwari, TP – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua Barat resmi memulai sosialisasi pembentukan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat provinsi tahun 2026. Kegiatan ini digelar di Manokwari, Kamis (9/4).
Langkah ini dilakukan untuk menjaring putra-putri terbaik dari enam kabupaten se-Papua Barat guna bertugas pada peringatan HUT RI ke-81, 17 Agustus 2026 mendatang.
Dalam sambutannya, Asisten I Setda Papua Barat, Syors A.O. Marini, mewakili Gubernur Dominggus Mandacan menegaskan bahwa pembentukan Paskibraka dilaksanakan sesuai surat edaran Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan, Badan Ideologi Pancasila Nomor 1 Tahun 2025.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan implementasi nyata keterlibatan pemuda untuk mengisi kemerdekaan serta mengawal persatuan dan kesatuan bangsa.
“Kita kini memasuki era adaptasi, globalisasi, dan transparansi. Tantangan kompetensi bagi generasi muda semakin meningkat. Melalui Paskibraka, diharapkan jiwa kepemimpinan, nasionalisme, dan patriotisme kian tertanam kuat,” ujar Marini.
Ia pun meminta panitia seleksi menjalankan tugas dengan objektif, sehingga terpilih calon yang siap secara mental dan fisik.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Papua Barat, Reinhard C. Maniagasi, menjelaskan bahwa pihaknya akan meminta setiap kabupaten mengirimkan perwakilan hasil seleksi tingkat daerah.
Nantinya, panitia tingkat provinsi akan menyeleksi kembali untuk memilih 6 orang terbaik, terdiri dari 3 putra dan 3 putri, yang akan mewakili Papua Barat mengikuti seleksi tingkat nasional.
“Proses seleksi berlangsung bertahap mulai dari kabupaten hingga provinsi. Kami juga akan melakukan sosialisasi serentak bersama Kesbangpol kabupaten se-Papua Barat,” jelasnya.
Reinhard menegaskan, tujuan utama adalah melahirkan wakil-wakil terbaik daerah yang akan bertugas di tingkat nasional. [FSM-R2]




















