Jemaah Tertua Berusia 82 Tahun, Termuda 27 Tahun
Sorong, TP – Sebanyak 31 orang Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Sorong siap melaksanakan ibadah haji pada tahun 1447 H/2026 M. Prosesi pelepasan mereka dilakukan secara resmi oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sorong, Edi Siswanto, pada Senin (20/4/2026).
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Sorong, Fentje Burdam, S.Th, menjelaskan bahwa dari jumlah tersebut, 14 orang berjenis kelamin laki-laki dan 17 orang lainnya adalah perempuan. Adapun jemaah tertua yang akan berangkat berusia 82 tahun, sedangkan yang paling muda berusia 27 tahun.
Burdam menegaskan bahwa seluruh calon jemaah telah memenuhi segala persyaratan yang ditetapkan, mulai dari pelunasan biaya perjalanan, mengikuti bimbingan dan manasik haji, hingga dinyatakan sehat melalui hasil pemeriksaan kesehatan atau medical check up (MCU). Mereka juga telah memiliki dokumen perjalanan lengkap, yakni paspor dan visa, sehingga dinyatakan siap secara fisik maupun mental untuk melaksanakan ibadah di Tanah Suci.
“Semua persiapan sudah lengkap dan terpenuhi, sehingga mereka siap untuk berangkat dan melaksanakan ibadah dengan baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, para jemaah ini tergabung dalam Kloter 25 yang merupakan bagian dari rombongan haji gelombang kedua. Dalam kloter ini tergabung sebanyak 445 orang calon jemaah yang berasal dari berbagai daerah di Papua Barat dan Papua Barat Daya.
Mereka akan diberangkatkan melalui pintu embarkasi Makassar menuju Bandara Internasional King Abdul Azis, Jeddah. Secara jadwal, keberangkatan dari Bandara Internasional DEO Sorong menuju Makassar dijadwalkan pada Kamis, 7 Mei 2026 pukul 14.00 WIT menggunakan pesawat maskapai Lion Air. Sesampainya di Makassar, para jemaah akan langsung menuju asrama embarkasi sebelum diberangkatkan ke Jeddah pada Sabtu, 9 Mei 2026. Sementara itu, jadwal kepulangan mereka diperkirakan tiba kembali di tanah air pada 20 Juni 2026, dan selanjutnya tiba di Kabupaten Sorong sehari setelahnya, yakni Minggu, 21 Juni 2026.
Dalam kesempatan itu, Burdam juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sorong yang telah menanggung biaya perjalanan jemaah dari daerah asal menuju lokasi pemberangkatan. Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap urusan keagamaan dan sangat membantu meringankan beban biaya yang harus ditanggung oleh para calon jemaah.
Sementara itu, dalam sambutan Bupati Sorong yang dibacakan oleh Edi Siswanto, disampaikan bahwa ibadah haji merupakan rukun Islam terakhir yang diidam-idamkan oleh setiap umat Muslim. Kesempatan yang diperoleh para calon jemaah ini merupakan anugerah yang patut disyukuri, karena tidak semua orang mendapatkan kesempatan yang sama.
“Kita berharap perjalanan ibadah ini dapat berjalan lancar tanpa hambatan apa pun,” ujar Edi.
Ia juga berpesan kepada seluruh calon jemaah agar senantiasa mengerjakan ibadah dengan ikhlas karena Allah SWT, mematuhi segala arahan dan ketentuan dari petugas, serta saling menjaga kebersamaan dan kesehatan selama di Tanah Suci. Para jemaah juga diharapkan dapat menjadi duta yang membawa citra baik bagi Kabupaten Sorong, serta pulang sebagai haji yang mabrur yang mampu membawa perubahan positif bagi lingkungan sekitarnya.
Sebagai penutup, ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan keberangkatan ini, semoga segala upaya yang dilakukan menjadi amal jariyah yang bernilai ibadah di sisi Allah SWT. [CR24-R2]




















