Manokwari, TP – Pelayanan pengangkutan sampah di wilayah Kelurahan Sowi, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari belakangan ini tidak berjalan maksimal. Hal ini disebabkan oleh sejumlah unit motor sampah yang mengalami kerusakan, sementara anggaran perbaikan dinilai sangat terbatas.
Kepala Kelurahan Sowi, Jeckson Ullo, S.T, menjelaskan bahwa dari total 7 unit motor sampah bantuan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Manokwari yang diterima, saat ini kondisinya memprihatinkan.
“Satu unit yang sebelumnya beroperasi di wilayah Rendani saat ini sudah tidak jalan karena rusak. Selain itu, populasi warga di sana juga sudah banyak yang pindah,” ujar Jeckson Ullo saat ditemui, Senin (20/4/2026).
Dari sisa 6 unit yang tersebar di wilayah Kelurahan Sowi, tidak semuanya layak operasi. Sebagian besar mengalami kerusakan teknis sehingga menghambat mobilitas petugas saat mengangkut sampah dari rumah ke rumah, mulai dari area Kompleks Mako Brimob hingga ke Sowi 4.
“Kendala utama kami adalah motor sampah yang rusak ini. Akibatnya, petugas kesulitan bekerja maksimal melayani warga,” tambahnya.
Lebih jauh dijelaskan, perbaikan motor sampah bermerek Viar ini cukup sulit dilakukan. Selain biaya perbaikan yang tergolong mahal, bengkel resmi atau penyedia sparepart khusus merek tersebut di Kota Manokwari diketahui sudah tutup.
“Kami terkendala biaya dan akses perbaikan. Belum lagi dalam Daftar Penggunaan Anggaran (DPA) yang kami terima saat ini, tidak ada pos anggaran khusus untuk perawatan dan perbaikan armada, termasuk untuk pembayaran gaji petugas sampah,” jelasnya.
Untuk mengatasi masalah ini, pihak Kelurahan Sowi telah mengajukan surat permohonan penambahan anggaran (SP2D) ke kantor Bupati Manokwari. Mereka saat ini masih menunggu petunjuk teknis dari bagian keuangan agar dana yang dibutuhkan bisa segera cair.
“Kami berharap dalam waktu dekat bisa terjawab, sehingga motor-motor ini bisa segera diperbaiki dan kembali beroperasi normal setiap hari melayani warga,” tutup Jeckson.
Meski menghadapi sejumlah kendala, pihaknya tetap optimis layanan kebersihan di wilayah tersebut bisa segera kembali berjalan optimal. [CR18-R2]




















