Warga Sorong Protes, Soroti Memburuknya Kondisi Kamtibmas
Sorong, TP – Belum mendapat kepastian penangkapan pelaku penikaman yang menewaskan Maxi Bless, seorang petugas keamanan, keluarga korban bersama puluhan warga melakukan aksi protes ke Mapolresta Sorong Kota. Rombongan membawa jenazah korban menggunakan ambulans saat mendatangi kantor polisi di Jalan Ahmad Yani, Senin (28/4/2026) sekitar pukul 20.00 WIT.
Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan masyarakat atas lambannya penanganan kasus yang sebelumnya ditangani oleh Polsek Sorong Barat. Kerabat dan tetangga korban memadati halaman depan kantor polisi untuk menyampaikan tuntutan serta keresahan mereka.
Selain meminta kejelasan penyelesaian kasus, warga juga menyoroti kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat yang dinilai semakin memburuk. Mereka menyebutkan maraknya kejahatan jalanan seperti perampokan bersenjata yang kerap disertai tindak kekerasan, bahkan sering menimbulkan korban luka berat hingga kematian. Situasi ini dinilai sangat meresahkan dan membutuhkan perhatian serius dari aparat penegak hukum serta pemerintah daerah.
Suasana sempat berubah tegang dan panas. Massa terlihat melempari petugas yang berjaga guna mencegah terjadinya tindakan anarkis. Kapolresta Sorong Kota, Kombes Pol Amry Siahaan turun langsung menemui perwakilan keluarga korban dan melakukan negosiasi berulang kali di dalam gedung kantor polisi.
Proses komunikasi berlangsung cukup lama, hingga dini hari sekitar pukul 01.00 WIT. Pihak warga juga meminta kehadiran Wali Kota Sorong, yang kemudian diwakili oleh Kepala Dinas Pertanian Kota Sorong, Nelson Hara, untuk menerima dan menampung aspirasi masyarakat.
Setelah mencapai titik kesepakatan, massa akhirnya bersedia membubarkan diri. Jenazah Maxi Bless kemudian dititipkan di Rumah Sakit Sele Be Solu sebelum rencana pemakaman yang dijadwalkan keesokan harinya.
Dalam kesepakatan tersebut, kepolisian berjanji akan segera menangkap para pelaku dalam waktu 2 x 24 jam. Dijelaskan bahwa identitas pelaku sudah diketahui dan terdata, serta diduga melibatkan lebih dari satu orang.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar Mapolresta sudah kembali kondusif. Sementara itu, aparat kepolisian terus melakukan pengejaran dan upaya penangkapan terhadap para tersangka.[CR30-R2]



















