Manokwari, TP – Bupati Manokwari, Hermus Indou menyoroti kedisplinan Aparatur Sipil Negara (ASN), saat memimpin apel gabungan di halaman Kantor Bupati, Sowi Gunung, Senin (4/5/2026) pagi, karena banyak yang tidak hadir.
Menurut Hermus, apel pagi pekerjaannya yang sebenarnya tidak berat. Bahkan, ada organisasi perangkat daerah (OPD) yang tidak ada perwakilannya sama sekali atau kosong.
Ia mengungkapkan, hampir setengah APBD Kabupaten Manokwari atau sekitar hampir Rp500 miliar habis hanya untuk membayar gaji pegawai. Namun, jika disiplin seperti ini, maka pemerintah daerah merasa rugi. “Kalau apel pagi saja tidak datang, ado… pemda merasa rugi,” ucap Hermus.
Ia menekankan, disiplin tidak hanya sebatas kehadiran dalam apel, tetapi juga harus tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di masing-masing perangkat daerah.
“Tanpa disiplin, tidak ada produktivitas. Kalau tidak produktif, kita tidak mampu memberikan pelayanan terbaik. Kalau pelayanan kita mandul, kita tidak mendapat kepercayaan dari masyarakat,” pungkasnya.
Hermus meminta apel yang hanya dilaksanakan sebulan sekali pada minggu pertama ke depannya bisa diikuti ASN, kecuali sedang berada di luar daerah, sedang sakit, atau dengan alasan yang logis.
Orang nomor satu di lingkup Pemkab Manokwari ini juga meminta diberlakukan absensi, dengan tujuan pendisiplinan agar tidak ada ASN yang makan gaji buta. [SDR-R4]




















