Manokwari, TP – Hujan deras yang terjadi di wilayah Masni dan sekitarnya, mulai 3-4 Mei 2026 mengakibatkan banjir yang memutuskan akses jalan di Kampung Igor-Majemus, Distrik Masni, Kabupaten Manokwari.
Seorang warga di Distrik Masni, Deki Isba mengatakan, penyebab putusnya akses jalan di Kampung Igor Majemus, diduga akibat curah hujan yang tinggi dan meluapnya air dari sungai Wariori.
“Akses jalan yang terputus saat ini berada di Dusun Isyuk, wilayahnya bapa Yehuda Mosyoi, tepatnya di Kampung Igor. Selain jalan putus, luapan dari sungai Wariori juga merendam perkebunan kelapa sawit milik PT Medco Hijau Selaras,” kata Isba kepada Tabura Pos via ponselnya, Senin (4/5/2026).
Dijelaskannya, jalan yang terputus akibat banjir merupakan akses jalan Perkebunan kelapa sawit yang biasa dipakai warga untuk pergi bekerja ke perkebunan kelapa sawit atau ke areal pertambangan emas.
“Di Distrik Masni belakangan ini, curah hujan sangat tinggi, sehingga menyebabkan banjir dan debit air di sungai Wariori meluap. Apalagi, tanggul yang biasa menahan debit air di sungai Wariori sudah tidak bisa menampung volume air yang sangat deras,” jelas Isba.
Dikatakannya, jika pemerintah daerah tidak segera memperbaiki tanggul yang jebol, otomatis air dari sungai Wariori yang sekarang meluap akan masuk dan merendam areal perkampungan warga di Distrik Masni, seperti Kampung Igor, Sembab, Wariori (SP 8), dan Kampung Mansaburi.
Dengan kondisi ini, kata Isba, warga di Kampung Igor-Majemus berharap ada tindak lanjut dari pemerintah, dalam hal ini Dinas PUPR Kabupaten Manokwari, Dinas PUPR Provinsi Papua Barat, dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi Papua Barat.
“Kami harap segera turun cek ke lapangan dengan mendatangkan tim terkait dan alat berat berupa excavator untuk memperbaiki tanggul di sungai Wariori yang amblas ini,” pungkas Isba. [CR18-R1]




















