Bintuni, TP – Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, secara resmi melepas 17 Calon Jamaah Haji (CJH) asal daerah ini untuk menunaikan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M. Acara pelepasan berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Teluk Bintuni, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, antara lain Dandim 1806/TB Letkol Inf. Yan Doli M. Simanjuntak, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Teluk Bintuni Yocky Avianto Prasetyo Putro, Asisten III Setda Jacomina Jane M. Fimbay, serta Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Rahman Urbun.
Kepala Bidang Haji dan Umrah Kemenag Teluk Bintuni, Abdul Muin, menyampaikan apresiasi khusus kepada Bupati yang setiap tahunnya selalu hadir langsung dalam acara pelepasan jamaah haji. Menurutnya, kegiatan ini merupakan tahapan akhir dari serangkaian proses panjang yang telah dilalui para calon jamaah.
“Mulai dari pemeriksaan kesehatan, pelunasan biaya, hingga pelatihan manasik haji sudah mereka lalui. Semua dinyatakan memenuhi syarat dan siap berangkat,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan adanya penurunan kuota haji tahun ini. Jika sebelumnya Teluk Bintuni mendapatkan alokasi 37 orang, tahun ini hanya 17 calon jamaah yang diberangkatkan. Penurunan ini merupakan dampak dari kebijakan nasional yang memprioritaskan jamaah dengan masa tunggu lebih lama.
“Di beberapa daerah lain ada yang menunggu hingga lebih dari 30 tahun, sedangkan rata-rata masa tunggu di Bintuni baru sekitar 13 tahun. Oleh karena itu, kuota kita berkurang tahun ini,” terangnya.
Abdul Muin menyampaikan jadwal keberangkatan, di mana para jamaah akan berangkat ke Manokwari pada 5 Mei, dilanjutkan transit ke Makassar pada 7 Mei, sebelum akhirnya bertolak menuju Tanah Suci pada 9 Mei 2026.
Dalam arahannya, Bupati Yohanis Manibuy mengucapkan selamat kepada seluruh calon jamaah yang telah memperoleh kesempatan emas menunaikan rukun Islam kelima. Ia menekankan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang penuh makna pengorbanan, kesabaran, dan keikhlasan.
Beberapa pesan penting juga disampaikan, di antaranya agar para jamaah senantiasa menjaga kesehatan fisik dan mental, meningkatkan kualitas ibadah, serta memelihara kekompakan selama di Tanah Suci. Ia juga mengingatkan agar seluruh jamaah menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, dan daerah selama berada di luar negeri.
“Kami juga menitipkan doa, agar selama di sana Bapak-Ibu senantiasa mendoakan Kabupaten Teluk Bintuni agar selalu diberi keberkahan, keamanan, dan kemajuan yang berkelanjutan,” pesannya.
Di akhir sambutan, Bupati berdoa agar seluruh rangkaian ibadah yang dilaksanakan diterima oleh Allah SWT, dan para jamaah dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta menyandang predikat haji yang mabrur.[*CR25-R2]




















