Tambrauw, TP – Suasana hangat, akrab dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan pertemuan tatap muka yang digelar di Aula Kantor Distrik Fef, Jalan Irawiam, Kampung Fef, Rabu (13/5/2026).
Acara ini mempertemukan unsur pimpinan kepolisian, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda dan kaum perempuan, dalam satu forum yang bertujuan mempererat hubungan sekaligus menyatukan komitmen menjaga keamanan, ketertiban dan kedamaian wilayah Kabupaten Tambrauw.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.30 WIT ini dihadiri oleh Kepala Kesbangpol Kabupaten Tambrauw, Hakonderek Rumbiak, S.IP., M.AP., Kasat Intelkam Polres Tambrauw AKP Sukarno, serta jajaran pejabat dan personel dari Direktorat Intelkam Polda Papua Barat Daya.
Di antaranya IPTU Hery R.V Tonenggo, SH selaku Pelaksana Tugas Panit 1 Subdit IV, beserta anggota Pda Yonathan Jamco, Aipda Amirudin, Bripka Irfan Syawal, dan Briptu Dwyghz Lembang. Kehadiran tokoh masyarakat seperti Gasper Baru dan tokoh adat Marius Hae turut memberikan kekuatan tersendiri dalam jalannya dialog bersama sekitar 100 warga yang hadir.
Mewakili Direktur Intelkam Polda Papua Barat Daya, IPTU Hery R.V Tonenggo menyampaikan apresiasi mendalam atas antusiasme dan sambutan hangat masyarakat. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini disusun bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata kehadiran aparat di tengah warga untuk membangun komunikasi dua arah yang terbuka, jujur dan saling memahami.
“Kami hadir untuk mendengarkan langsung apa yang menjadi harapan, masukan maupun saran dari Bapak Ibu sekalian terkait situasi keamanan di daerah ini. Polisi tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dan bantuan masyarakat. Oleh sebab itu, kami mengajak seluruh elemen untuk terus bergandengan tangan, saling menjaga dan menciptakan suasana yang aman, damai serta kondusif agar kita semua bisa beraktivitas dengan tenang,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kabupaten Tambrauw, Hakonderek Rumbiak, menyatakan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap inisiatif tersebut. Menurutnya, pendekatan langsung ke masyarakat merupakan cara paling efektif dan bijak dalam membangun kepercayaan.
Ia menilai kemajuan pembangunan di Tambrauw sangat bergantung pada satu kunci utama, yaitu situasi keamanan yang terpelihara dengan baik dan bebas dari gangguan.
“Langkah yang dilakukan Polda dan Polres ini sangat positif. Ini bukti nyata kepedulian aparat yang mau turun ke bawah mendengar aspirasi rakyat. Kami berharap hubungan erat ini terus dijaga, sebab tanpa rasa aman, mustahil kita bisa membangun daerah ini menjadi lebih maju dan sejahtera,” ungkap Hakonderek.
Senada dengan itu, Kasat Intelkam Polres Tambrauw, AKP Sukarno, juga mengajak seluruh tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda dan kaum perempuan untuk menjadi garda terdepan pengawasan keamanan di lingkungan masing‑masing. Ia berharap kasus‑kasus gangguan ketertiban yang pernah terjadi di masa lalu tidak terulang kembali, agar laju pembangunan yang sedang berjalan lancar tidak terhambat atau terganggu.
Sesudah penyampaian arahan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi terbuka di mana warga secara aktif menyampaikan pandangan, keluhan maupun harapan mereka. Sebagai penutup dan bentuk komitmen bersama yang teguh, seluruh peserta membuat pernyataan sikap atau deklarasi dukungan terhadap Polri serta menolak segala bentuk gerakan atau kelompok yang bertentangan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Acara diakhiri dengan sesi foto bersama serta pembagian paket sembako sebagai wujud kepedulian sosial dan perhatian aparat keamanan terhadap kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tambrauw. [MPS-R2]




















