Peringati 20 Tahun Gerakan Sion Kids
Sorong, TP – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat Daya, Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa, mengajak seluruh generasi muda di tanah Papua untuk menempatkan diri sebagai pelopor perdamaian di tengah masyarakat. Ia juga mengingatkan agar kalangan pemuda menjauhi segala bentuk tindakan kriminalitas maupun perilaku yang dapat meresahkan dan menimbulkan rasa takut bagi warga sekitar.
Seruan tersebut disampaikan langsung oleh Semmy saat hadir dan memberikan sambutan dalam kegiatan Kebaktian Budaya Bangsa Zona 7 Papua Barat Daya, sekaligus Ibadah Syukuran memperingati 20 tahun perjalanan pelayanan Gerakan Sion Kids. Acara sukacita ini berlangsung di kawasan Reklamasi Pasar Lama Boswesen, Kota Sorong, Selasa (12/5/2026).
“Anak muda Papua haruslah menjadi generasi pembawa damai dan kedamaian. Bukan justru menjadi pelaku kejahatan atau kekacauan yang menghadirkan ketakutan dan kegelisahan di tengah masyarakat,” tegas Semmy di hadapan para peserta ibadah.
Ia kembali mengingatkan agar para pemuda dan remaja senantiasa menjaga diri dan tidak terjerumus atau terlibat dalam berbagai aksi yang melanggar hukum. Mulai dari tindakan pembegalan, pencurian, perkelahian massal, hingga segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat lainnya. Menurutnya, keterlibatan dalam hal‑hal negatif tersebut hanya akan merusak masa depan cerah yang seharusnya bisa diraih oleh putra‑putri daerah.
Perayaan hari jadi ke‑20 organisasi gerejani ini berlangsung sangat meriah dan penuh suasana kekeluargaan. Hadir turut memeriahkan acara sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur dan elemen pelayanan gerejawi yang ada di wilayah Papua Barat Daya. Kekayaan budaya lokal sangat terasa kental dan dijunjung tinggi sepanjang ibadah berlangsung, terlihat dari iringan musik tradisional berupa alunan suling dan tambur, serta nyanyian pujian rohani yang kental nuansa kearifan lokalnya.
Diketahui, Gerakan Sion Kids pertama kali didirikan dan mengawali pelayanannya sejak tanggal 14 Mei 2006 silam. Sepanjang dua dekade berjalan, organisasi ini dikenal konsisten dan tekun melaksanakan pembinaan karakter, penguatan iman, serta pendidikan moral bagi ribuan anak dan generasi muda di tanah Papua.
Dalam kesempatan itu pula, Wakapolda menyampaikan apresiasi yang tinggi dan ucapan selamat atas perjalanan panjang pelayanan tersebut. Menurutnya, keberadaan gerakan ini sangat selaras dan menjadi mitra strategis kepolisian dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas dan terampil, namun juga berakhlak mulia, taat aturan, serta cinta damai dan kedamaian. [CR30-R2]




















