Manokwari, TP– Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia menyalurkan anggaran senilai lebih dari Rp8,1 miliar untuk pembangunan gedung baru SMA Negeri 4 Manokwari.
Langkah peletakan batu pertama pembangunan dilakukan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu’ti, didampingi Bupati Manokwari, Hermus Indou, Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, serta Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Papua Barat, George O. Marini, Kamis (28/5/2026).
Selama ini, aktivitas belajar mengajar SMA Negeri 4 Manokwari masih menumpang dan satu atap dengan SMP Negeri 27 Manokwari di kawasan Kebun Cengkeh, Marina. Sekolah ini menjadi salah satu penerima manfaat utama Program Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun anggaran berjalan.
“Pembangunan SMA Negeri 4 ini Perjanjian Kerja Samanya sudah diteken di tahun 2026. Artinya, ini bukan lagi sekadar rencana, melainkan anggarannya sudah pasti dan siap direalisasikan,” tegas Abdul Mu’ti di lokasi kegiatan.
Lebih jauh dijelaskan, pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan PHTC Presiden ini menggunakan sistem swakelola. Metode ini dipilih agar mampu menyerap tenaga kerja dari warga sekitar lokasi proyek, sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat, sebab seluruh bahan bangunan yang digunakan diwajibkan mengambil sumber pasokan dari daerah setempat.
“Ini sesuai arahan Bapak Presiden, agar pembangunan turut membuka peluang kerja bagi warga sekitar. Berdasarkan laporan Direktur SMA, pagu anggaran untuk pembangunan ini sekitar Rp8 miliar dengan target penyelesaian dalam waktu enam bulan ke depan,” ungkapnya.
Menteri berpesan kepada Pemerintah Kabupaten Manokwari dan seluruh jajaran terkait untuk turut mengawal jalannya pembangunan, agar hasil akhirnya benar-benar memenuhi lima prinsip utama program ini, yakni: lebih cepat, lebih tepat, lebih bagus, lebih hemat, dan manfaatnya lebih terasa oleh masyarakat.
“Kami harap dukungan dari semua pihak agar program ini berjalan lancar. Mohon dibantu semaksimal mungkin supaya penyelesaiannya berjalan sesuai prinsip pemerintahan yang bersih dan baik, good government dan clean government, sebagaimana arahan Bapak Presiden,” pesannya mengakhiri. [SDR-R2]




















