Ransiki,TP – Pasca penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan dengan Komando Daerah Angkatan Udara III (Kodau III) di Biak, Sabtu (6/6), Ketua DPRK Mansel Ferdinand Waran, SH, menyampaikan harapan agar kerja sama tersebut memberi manfaat nyata bagi warga setempat, terutama membuka peluang bagi pemuda daerah untuk menjadi prajurit TNI AU .
Penandatanganan MoU dilakukan Bupati Mansel Bernard Mandacan, S.IP, bersama Panglima Kodau III Marsda TNI Dr. Azhar Aditama D, di Markas Komando TNI AU Kodau III Biak, Provinsi Papua. Kerja sama ini difokuskan pada peningkatan Bandara Abreso Ransiki, termasuk rencana perpanjangan landasan pacu.
Menurut Ferdinand, perjanjian tersebut harus menguntungkan semua pihak: TNI AU, pemerintah daerah, dan yang paling utama masyarakat Mansel. “Kami mendukung penuh kerja sama ini, asalkan ada dampak nyata. Kalau bisa, saat ada penerimaan prajurit TNI AU, anak-anak asli Mansel diberi kesempatan dan diprioritaskan,” ujarnya kepada wartawan di Ransiki.
Politisi PDI Perjuangan ini juga menyatakan dukungan terhadap pengembangan infrastruktur bandara tersebut. Ia menegaskan, meskipun nantinya mendukung operasional TNI AU di Indonesia Timur, bandara itu tetap harus berfungsi melayani penerbangan domestik untuk kepentingan ekonomi warga.
“Kami dari legislatif akan mengawalnya. Ke depannya, Bandara Abreso tidak hanya meningkatkan konektivitas, tapi juga membuka lapangan kerja, memajukan perekonomian sekitar, dan memberi ruang bagi generasi muda Mansel untuk berkarier di TNI AU,” tegas Ferdinand. [BOM-R2]




















