Manokwari, TP – Berbeda dengan ketegori Paduan Suara Wanita (PSW), peserta lebih banyak dan waktu perlombaan yang lebih panjang terjadi di kategori Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC) pada Pesparawi Nasional XIV yang baru diperlombakan, di Aula Utama Unipa, Jumat (26/6/202).
Di kategori ini tercatat ada sebanyak 33 peserta dari 33 provinsi yang tampil membawakan tiga lagu dihadapan lima orang juri yaitu Ken Steven, Wilhelm Pantouw, Karel M. Siahaya, Agastya R., Listya, dan Wahono Hadi, serta ratusan penonton.
Tabura Pos, hadir dan tampil di Pesparawi Nasional XIV tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat.
Semua kontingen peserta dengan maksimal menampilkan yang terbaik dan dengan harapan yang sama yaitu dapat meraih juara sebagai jawaban atas semua persiapan yang telah dilakukan dan jarak tempuh yang jauh dari provinsi asal.
Salah satunya adalah Kontingen dari Provinsi Sumatera Utara. Ketua Kontingen Sumatera Utara yang juga Sekretaris Umum Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Provinsi Sumatera Utara, Erab Manik, menuturkan persiapan telah dilakukan sejak akhir 2024.
Ia merasa, itu menjadi bekal utama kontingen Sumatera Utara saat tampil pada kategori PSDC Pesparawi Nasional XIV di Aula Utama Universitas Papua (Unipa), Jumat (26/6/2026).
“Seluruh peserta telah berkomitmen memberikan penampilan terbaik sejak awal mengikuti proses persiapan,” ujarnya kepada wartawan.
Erab menjelaskan, perjalanan yang cukup jauh dari Sumatera Utara menuju Manokwari menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk mempersiapkan diri secara maksimal sebelum tampil di hadapan dewan juri.
“Persiapan kami sangat matang. Kami datang dari Sumatera Utara dengan menempuh perjalanan yang jauh, sehingga seluruh peserta berupaya memberikan penampilan terbaik,” katanya.
Erab Manik menilai, persaingan pada kategori PSDC sangat ketat, yang mana setiap provinsi memiliki kualitas yang baik sehingga seluruh peserta memiliki peluang yang sama untuk meraih hasil terbaik.
“Semua orang pasti ingin memberikan yang terbaik. Itu menjadi komitmen kami sejak awal,” pungkasnya.
Ia menambahkan, pada Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat, Sumatera Utara mengikuti seluruh kategori yang diperlombakan. Keikutsertaan pada 12 kategori tersebut menjadi wujud komitmen daerah dalam mendukung pengembangan paduan suara gerejawi di tingkat nasional.
Sementara itu, Kontingen Provinsi Jawa Tengah menjadikan Pesparawi wadah untuk mempersembahkan pujian kepada Tuhan sekaligus mempererat persekutuan umat Kristiani dari berbagai daerah di Indonesia.
Ketua Kontingen Jawa Tengah, Vabel, mengatakan target utama mereka adalah memuliakan Tuhan agar di Tanah Injil ini terus diberi kemenangan.
Menurutnya, semangat pelayanan menjadi landasan utama seluruh peserta selama mengikuti Pesparawi Nasional XIV. Karena itu, hasil perlombaan bukan menjadi tujuan utama, melainkan bagian dari proses mempersembahkan talenta melalui musik gerejawi.
“Bagi kontingen Jawa Tengah, keikutsertaan pada Pesparawi Nasional XIV menjadi kesempatan untuk membangun kebersamaan, memperkuat persekutuan, serta menghadirkan kesaksian iman melalui pujian dan nyanyian gerejawi,” pungkasnya. [SDR-R3]



















