Panitia Pesparawi Berikan Penghargaan Khusus sebagai Bentuk Apresiasi
Manokwari, TP – Ketua Harian Panitia Pelaksana Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026, Jacob Fonataba, membenarkan bahwa tiga kontingen dari berbagai daerah tidak dapat hadir dan mengikuti rangkaian perlombaan yang berlangsung di Manokwari pada 26–27 Juni 2026. Ketidakhadiran ini disebabkan oleh berbagai kendala dalam perjalanan dan akses transportasi.
Jacob menjelaskan bahwa Kontingen Paduan Suara Wanita dari Provinsi Kepulauan Riau tertahan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan ke Manokwari. Sementara itu, Kontingen Paduan Suara Remaja Pemuda dari Jawa Tengah yang telah melakukan persiapan lebih dari dua tahun juga gagal hadir karena keterbatasan rute transportasi. Hal serupa dialami Kontingen Paduan Suara Anak dan Musik Gereja Nusantara dari Provinsi Papua Tengah.
“Kondisi ini menjadi catatan penting bagi penyelenggaraan kegiatan berskala nasional, mengingat tantangan konektivitas antardaerah masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama,” ujarnya saat acara penutupan Pesparawi di Ruang Terbuka Publik Borarsi, Minggu (28/6/2026) malam.
Meskipun tidak dapat tampil, panitia tetap memberikan penghargaan khusus kepada ketiga provinsi tersebut sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, komitmen, dan persiapan yang telah dilakukan. Keputusan ini telah dikoordinasikan dengan Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional.
“Kami ingin menyampaikan rasa solidaritas. Meskipun tidak dapat bernyanyi di panggung, semangat dan usaha mereka tetap dihargai. Penghargaan ini kami berikan sebagai tanda bahwa mereka tetap menjadi bagian dari keluarga besar Pesparawi Nasional,” tegas Jacob, yang disambut dengan tepuk tangan hangat dari seluruh peserta yang hadir. [SDR-R2]




















