Angkatan Pertama Pascasarjana Terbanyak di Wilayah Papua dan Maluku
Sorong, TP – Setelah meraih akreditasi institusi Unggul pada 16 Desember 2025, Universitas Pendidikan Muhammadiyah (Unimuda) Sorong kembali menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan berlangsung di Gedung Prof. Zamroni, Selasa (30/6/2026).
Prosesi dipimpin langsung oleh Rektor Unimuda Sorong, Dr. Rustamadji, M.Si, dengan dasar Surat Keputusan Rektor Nomor 109/KEP/I.AU/D/2026. Sebanyak 314 orang dinyatakan resmi lulus, terdiri dari 211 wisudawan jenjang sarjana dari 26 program studi dan 8 fakultas, serta 103 orang lulusan program magister angkatan pertama.
Mahasiswa dengan masa studi tercepat diraih Amalia Fausabila, S.Pd, dari Program Studi Pendidikan Agama Islam, yang menyelesaikan pendidikannya dalam waktu 3 tahun 4 bulan 18 hari dengan Indeks Prestasi Kumulatif 3,88.
Rektor Rustamadji menyebutkan, wisuda angkatan pertama pascasarjana dengan jumlah 103 orang ini merupakan rekor baru. “Ini pertama kali di Tanah Papua dan Maluku. Jumlahnya luar biasa, apalagi mayoritas lulusan adalah Orang Asli Papua. Ini bukti tingginya kepercayaan masyarakat terhadap Unimuda,” ujarnya.
Saat ini, kampus yang memiliki total mahasiswa mencapai 7.987 orang ini dikenal sebagai perguruan tinggi swasta favorit yang melahirkan banyak prestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Di antaranya atlet panjat tebing Aspar Jailolo, kiper Persipura Muhammad Adzib Al-Hakim, serta peraih medali emas Asian Games Muhammad Fajar Fathur Rachman.
Pada kesempatan itu, pihak kampus juga memberikan penghargaan khusus Unimuda Award kepada Frans Usili, kepala suku yang telah membebaskan tanah adat untuk pembangunan kampus dan pemukiman warga di Kabupaten Sorong.
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XIV Papua, Dr. Suriel Semuel Mofu, menyampaikan rasa bangga atas capaian akreditasi unggul yang diraih Unimuda. Hal ini menjadikan kampus tersebut sebagai satu-satunya institusi di wilayahnya yang memiliki predikat terbaik, sekaligus mengharumkan nama pendidikan tinggi Papua di tingkat nasional.
Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau berharap para lulusan dapat mengamalkan ilmunya dan berkontribusi nyata dalam memajukan pembangunan daerah.[CR24-R2]




















