• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Sabtu, Juli 4, 2026
  • Login
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA
No Result
View All Result
Tabura Pos - Akurat dan Cerdas
No Result
View All Result
Home LINTAS PAPUA PAPUA BARAT DAYA

Jelang Fesyar Lombok, Bank Indonesia Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Lewat Torang Muamalah

AdminTabura by AdminTabura
03/07/2026
in PAPUA BARAT DAYA
0
Jelang Fesyar Lombok, Bank Indonesia Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Lewat Torang Muamalah

Pembukaan Torang Muamalah Bank Indonesia di Paragon Sorong, Kamis (2/8/2026). Foto:TP/ CR24

0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Sorong, TP – Guna mewujudkan ekosistem ekonomi syariah yang kuat melalui UMKM halal daerah, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Papua Barat menggelar kegiatan Torang Muamalah 2026. Kegiatan ini berlangsung di Mall Paragon Square, Kota Sorong, pada Kamis (2/7/2026).

Torang Muamalah kali ini merupakan pelaksanaan ketiga kalinya di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya. Adapun tema yang diusung yakni, ‘Penguatan Rantai Nilai Halal Daerah melalui Sinergi Ekosistem dan Inovasi Usaha Syariah yang Inklusif dan Berkelanjutan’.

Kepala KPwBI Provinsi Papua Barat, Setian, mengatakan Torang Muamalah ini merupakan rangkaian menuju road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Kawasan Timur Indonesia (KTI) 2026, yang akan diselenggarakan di Lombok.

“Dalam mendorong ekonomi dan keuangan syariah, setiap tahunnya Bank Indonesia berkomitmen menyelenggarakan event di level nasional Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF). Di mana sebelum event ISEF, tiap kawasan melaksanakan Festival Ekonomi Syariah (FESyar),” ungkap Setian.

Diungkapkan Setian, pengembangan ekonomi syariah di Papua Barat dan Papua Barat Daya masih sangat butuh dukungan serius. Karena ekosistem ekonomi syariah di daerah ini masih cukup rendah.

“Olehnya itu, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong terwujudnya ekosistem ekonomi syariah tersebut, baik di Papua Barat maupun Papua Barat Daya,” kata Setian.

Pengembangan ekonomi syariah sendiri diharapkan bisa menjadi salah satu alternatif sumber pertumbuhan ekonomi baru. Di sisi lain, sektor pariwisata juga akan dibidik sebagai target  baru Bank Indonesia guna mendorong sumber pertumbuhan ekonomi syariah baru.

Pada sektor perbankan, Bank Indonesia juga terus mendorong keterhubungan UMKM halal dengan sektor keuangan syariah. Pengembangan pondok pesantren sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat juga menjadi salah satu fokus sehingga pesantren bisa mandiri secara ekonomi.

Setian menambahkan, sepanjang tahun 2026 Bank Indonesia telah melaksanakan berbagai program untuk meningkatkan produktivitas pelaku ekonomi syariah. Di antaranya mendorong pertumbuhan penerima sertifikat halal bagi UMKM, pelatihan dan sertifikasi Juru Sembelih Halal (JULEHA), hingga memperluas peluang pasar melalui berbagai pameran produk di tingkat daerah maupun nasional.

Bank Indonesia bekerja sama dengan kalangan akademisi juga telah menggagas pengembangan zona kuliner halal guna menghadirkan pusat kuliner halal yang dapat dinikmati masyarakat. Kegiatan ini dibungkus dengan branding Torang Halal Kuliner’.

“Seluruh upaya yang dilakukan Bank Indonesia melalui berbagai kegiatan penguatan ekonomi syariah diharapkan mampu menjadi alternatif sumber pertumbuhan ekonomi baru,” pungkas Setian. [CR24-R2]

Previous Post

Penyerapan APBD Papua Barat Semester I 2026 Capai Rp1,275 Triliun

Next Post

Perlindungan Warisan Masyarakat Adat Kabupaten Buton Diperkuat melalui Pengadministrasian dan Pendaftaran Tanah Ulayat

Next Post
Perlindungan Warisan Masyarakat Adat Kabupaten Buton Diperkuat melalui Pengadministrasian dan Pendaftaran Tanah Ulayat

Perlindungan Warisan Masyarakat Adat Kabupaten Buton Diperkuat melalui Pengadministrasian dan Pendaftaran Tanah Ulayat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertorial

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Advertorial

Browse by Category

  • ARTIKEL
  • BINTUNI
  • Blog
  • BUDAYA & PARIWISATA
  • DAERAH
  • DIKKES
  • EKBIS
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INFO GRAFIK
  • KABAR PAPUA
  • KAIMANA
  • KESEHATAN
  • LINTAS NUSANTARA
  • LINTAS PAPUA
  • MANOKWARI
  • MANSEL
  • NASIONAL
  • News
  • PAPUA BARAT
  • PAPUA BARAT DAYA
  • PARLEMENTARIA
  • PEGAF
  • PENDIDIKAN
  • POLHUKRIM
  • Post
  • TELUK WONDAMA
  • Uncategorized
  • VIDEO

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

No Result
View All Result
  • Home
  • PAPUA BARAT
  • MANOKWARI
  • DAERAH
    • MANSEL
    • PEGAF
    • BINTUNI
    • TELUK WONDAMA
  • POLHUKRIM
    • HUKUM & KRIMINAL
    • PARLEMENTARIA
  • DIKKES
    • BUDAYA & PARIWISATA
    • KESEHATAN
    • PENDIDIKAN
  • EKBIS
  • KABAR PAPUA
  • LINTAS PAPUA

© 2022 TABURAPOS - Akurat dan Cerdas.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Content is protected !!