Antusiasme Tinggi, Sekolah Harus Terapkan Sistem Giliran Belajar
Manokwari, TP – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru Tahun Ajaran 2026/2027 di SD Negeri 22 Wosi berjalan lancar namun penuh antusiasme sejak hari pertama pembukaan, Rabu (1/7/2026). Sekolah menyiapkan kuota penerimaan sebanyak 140 siswa baru.
Ketua Panitia SPMB Yenali Gustiawati Purba, S.Pd.Gr., menjelaskan penerimaan mengacu aturan Dinas Pendidikan Kabupaten Manokwari dengan empat jalur utama: pertama jalur zonasi bagi siswa yang berdomisili di sekitar Wosi; kedua jalur prestasi; ketiga jalur afirmasi bagi anak dari keluarga kurang mampu; dan keempat jalur mutasi orang tua pindah tugas.
“Persyaratan sudah kami sampaikan lewat grup sekolah, brosur, dan spanduk di gerbang agar orang tua memahami ketentuan sebelum mendaftar,” ujarnya saat ditemui Jumat (3/7/2026).
Kepala Sekolah Alfonsina Renyaan, S.Pd.Gr., menambahkan antusiasme warga sangat tinggi. Bahkan sudah ada orang tua yang mengantre sejak pukul 03.00 WIT pagi demi mendapatkan formulir, sementara pendaftaran baru dibuka pukul 07.30 WIT. Jumlah pendaftar tercatat melebihi kuota yang ditetapkan.
Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan ruang kelas. Saat ini setiap ruang belajar diisi hingga 35 siswa, sehingga sekolah terpaksa menerapkan sistem giliran: kelas I dan II masuk pagi, kelas III dan IV masuk siang, sedangkan kelas V dan VI tetap masuk pagi.
Pihak sekolah berharap pemerintah daerah dapat segera membangun penambahan ruang kelas agar seluruh siswa dapat belajar secara optimal pada jam efektif. Sementara itu, orang tua yang anaknya belum diterima diimbau untuk mendaftar ke sekolah terdekat lainnya di wilayah Wosi.
“Kami juga mengajak orang tua siswa yang telah diterima untuk bersinergi dengan sekolah demi menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan memajukan pendidikan anak-anak,” pungkas Alfonsina.[CR18-R2]



















