Manokwari, TP – Selaku Pembina olahraga di Kabupaten Manokwari, Bupati Manokwari, Hermus Indou menyayangkan ada penunjukkan pelaksana tugas (plt) Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Manokwari.
“Saya sebagai pemerintah daerah sangat menyayangkan, karena AFK Manokwari baru saja selesai musyawarah dan dilantik. Jadi, semestinya diberikan kesempatan dulu kepada pengurus untuk bekerja dan berkarya memajukan olahraga futsal di Manokwari,” ujar Bupati kepada para wartawan di Kantor Bupati Manokwari, Senin (6/7/2026).
Ia mengatakan, pergantian kepengurusan harus sesuai AD/ART. Selain itu, ungkapnya, pergantian melalui penunjukkan plt dilakukan jika pengurus AFK Manokwari telah melakukan pelanggaran serius terhadap AD/ART.
“Pergantian itu harus objektif. Tidak boleh pergantian itu bersifat subjektif yakni suka dan tidak suka. Kalau itu yang dipakai, maka percaya, seratus persen itu tidak akan pernah berhasil membina suatu cabang olahraga atau memimpin suatu organisasi,” ujar Indou.
Bupati mengaku melihat perkembangan futsal di Manokwari sedang bertumbuh dan sistemnya mulai dibenahi oleh pengurus AFK di bawah kepemimpinan Ahmad Almaun.
Semestinya, jelas Indou, upaya AFK Manokwari didukung Asosiasi Futsal Provinsi (AFP), bukan sebeliknya, menurunkan plt atau caretaker.
Ditambahkan Bupati, sebagai pengurus organisasi juga seharusnya memberi pemahaman dan pendidikan yang benar serta argumen yang logism, sehingga bisa diterima Masyarakat secara baik apabila melakukan pergantian kepengurusan.
“Jadi, saya minta jangan karena factor komunikasi dan faktor subjektivitas, lalu mau ganti,” ujar Indou.
Ia berharap pengurus AFK Manokwari mengelola organisasi induk futsal dengan professional, jangan untuk kepentingan pribadi.
“Bukan berarti saya memihak. Ini saya bicara tegas. Kita sesama anak Papua bangun negeri ini dengan benar. Saya bicara apa adanya agar melakukan hal yang benar untuk memajukan futsal di Manokwari ini. Semua orang berpartisipasi untuk olahraga,” pungkas Indou. [SDR-R1]




















