Ransiki, TP – Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan (Pemkab Mansel) menerima kembali Kafilah Mansel usai mengikuti ajang Musyawarah Tilawatil Qur’an (MTQ) XI Tingkat Provinsi Papua Barat, di Kabupaten Kaimana, beberapa waktu lalu.
Penerimaan Kafilah LPTQ di tandai dengan penyerahan Piala dari Ketua LPTQ Mansel, Achmad Daryus Sjukur, ST, kepada Bupati Mansel, Bernard Mandacan, S.IP, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Mansel, Adolop Kawey, SH, di pelataran parkir Kantor Bupati Mansel, Bukit Boako Ransiki, Senin (13/7).
Berdasarkan laporan panitia, dari berbagai katagori lomba yang di ikuti, Kafilah binaan LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an) Kabupaten Mansel, berhasil menyabet sepuluh (10) Piala pada MTQ XI Tingkat Provinsi Papua Barat di Kaimana.
Diantaranya, Juara I Tilawah dewasa putra, Juara I Tilawah dewasa putri, Juara I Tilawah anak putra, Juara II 5 jus + Tilawah, Juara II Morotal remaja putri, Juara III 1 jus + Tilawah putri, Juara III Fahmil Qur’an atau cerdas cermat putri dan Juara III Morotal remaja putra.
Selain membawa pulang Piala dan mengukir prestasi gemilang bagi Kabupaten Mansel dalam ajang MTQ XI Tingkat Provinsi Papua Barat di Kaimana, Kabupaten Mansel juga mendapat kesempatan emas menjadi tuan rumah MTQ XII Tingkat Provinsi Papua Barat tahun 2028 nanti.
Bupati Mansel, Bernard Mandacan, dalam sambutannya menyampaikan, apresiasi, rasa bangga dan terharu, atas prestasi yang di raih Kafilah Mansel dalam mengikuti MTQ XI Tingkat Provinsi Papua Barat di Kaimana, beberapa waktu lalu.
“Perjuangan kalian (Kafilah) mulai dari pemusatan latihan hingga berkompetisi di Kaimana, merupakan wujud nyata dedikasi, kerja keras dan kecintaan yang mendalam terhadap Al-Quran. Kalian bukan hanya sekedar bertanding tetapi membawa dan menjaga nama baik Kabupaten Mansel dengan sangat terhormat,” ucap Bupati Bernard.
Lanjut dia, menang atau kalah dalam kompetensi adalah hal biasa, namun bagi Pemerintah Daerah, kalian (Kafilah) adalah pemenang. Sebab, juara sejati adalah mereka yang mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari, dan menjadi teladan bagi generasi muda Manokwari Selatan. Bupati Bernard berpesan, kepada para Kafilah supaya jangan cepat berpuas diri dengan prestasi yang di capai, tetapi jadikan motivasi untuk terus mengasah kemampuan ke tingkat yang lebih tinggi.
Bagi Kafilah yang belum berhasil meraih juara supaya jangan berkecil hati, tetapi jadikan pengalaman berharga dalam MTQ XI di Kaimana, sebagai modal untuk melangkah lebih jauh di masa depan, karena perjalanan kalian (Kafilah) masih sangat panjang.
Dia menyatakan, Pemkab Mansel berkomitmen mendukung program ke-Agamaan dan pembinaan gerasi muda Islam, agar kedepannya melahirkan lebih banyak lagi Qori-qoriah dan Hafizh-hafizhah, yang berkualitas dari daerah ini.
“Mari kita jadikan momentum MTQ ini sebagai penggugah semangat untuk terus membumikan Al-Quran di Kabupaten Mansel, demi terwujudnya masyarakat yang religius, maju dan harmonis,” tutup Bupati Bernard. [BOM-R3]




















