Manokwari, TP – Panitia Kerja (Panja) DPR Papua Barat turun ke lapangan untuk meninjau 3 proyek strategis infrastruktur di Kabupaten Manokwari untuk memastikan kebenaran data di atas kertas, Jumat, 17 Juli 2026.
Langkah ini dalam rangka menindaklanjuti Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK-RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Papua Barat Tahun Anggaran 2025.
Wakil Ketua Panja, DPR Papua Barat, Imam Muslih menjelaskan, Panja meninjau lokasi 3 proyek yang dianggarkan melalui APBD Provinsi Papua Barat Tahun Anggaran 2025.
“Kami meninjau langsung proyek pembangunan ruas jalan, Drs. Dominggus Mandacan, proyek pembangunan SMA Taruna Kasuari Nusantara, dan proyek pengembangan Bandara Rendani,” rinci Muslih dalam press release yang diterima Tabura Pos via WhatsApp, Jumat (17/7/2026).
Ia menjelaskan, pihaknya meninjau lokasi pembangunan ruas jalan yang berada di sekitar Sowi Gunung (Sogun) tembus ke arah Prafi.
Lanjutnya, total panjang ruas jalan tersebut diperkirakan 23 km, tetapi di lapangan, ruas jalan ini sudah eksisting atau terbuka sekitar 8,1 km. Kemudian, yang tercatat kelanjutan pengerjaan ruas jalan ini pada 2025 mencapai 1,325 km.
“Masih terdapat sekitar 7,480 km yang harus mendapatkan penanganan. Sedangkan sekitar 7 km masih dalam kondisi hutan. Peninjauan sekaligus pengawasan ke lapangan ini bentuk verifikasi faktual terkait progres pekerjaan di lapangan, apakah sudah sesuai data yang diterima DPR Papua Barat,” kata Muslih yang juga politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.
Dirinya menambahkan, Panja juga meninjau proyek pembangunan SMA Taruna Kasuari Nusantara yang berlokasi di Kampung Dindey, Distrik Warmare.
Diungkapkannya, di lapangan terlihat areal sekolah sudah selesai dilakukan pembersihan lahan, bahkan sudah dibangun fasilitas lapangan basket dan lapangan volley.
“Kami juga melakukan peninjauan proyek pengembangan Bandara Rendani, Manokwari, terutama terkait rencana perluasan run way,” jelas Muslih. [*FSM-R1]




















