Manokwari, TP – Asisten III Setda Provinsi Papua Barat, Abdul Latief Suaeri menyoroti rendahnya kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) pada apel pagi. Padahal, minggu lalu, jumlah pegawai yang menghadiri apel pagi membengkak hingga mencapai 2.000-an orang setelah penyerahan ribuan SK calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Suaeri membeberkan, minggu lalu, tenaga honor yang menerima surat keputusan (SK) pengangkatan sebanyak 1.299 orang dan jika ditambah dengan PNS yang ada, seharusnya tingkat kehadiran PNS dan PPPK sekitar 2.000 orang lebih.
“Tapi saying sekali, hari ini jumlah kehadiran PNS pada apel pagi sangatlah rendah,” kata Sueri dengan nada kesal saat memberi arahan apel di halaman Kantor Gubernur Papua Barat, Arfai, Senin (20/7/2026).
Ia berharap para PNS di lingkungan Pemprov Papua Barat bisa disiplin pada apel pagi, karena sebelum mengawali kerja di minggu baru, tentu ada arahan dan instruksi dari pimpinan terhadap staf sebagai bekal melaksanakan pekerjaannya.
“Marilah kita menghargai pelaksanaan apel pagi ini. Kalau bukan kita, siapa lagi? Disiplin pada pelaksanaan apel pagi merupakan awal dari bela negara,” ujar Sueri. [FSM-R1]




















