Manokwari, TP – Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) berencana menggelar kegiatan penguatan kerukunan umat beragama pada September 2026 mendatang. Langkah ini menyusul antusiasme masyarakat terhadap kegiatan “Kopi Toleransi” Volume 3 bertema Merajut Harmoni dalam Toleransi yang digelar Keluarga Buddhayana Indonesia bersama Vihara Buddha Prabha pekan lalu.
Kepala Badan Kesbangpol Papua Barat, Rheinhard C. Maniagasi, menyampaikan apresiasi atas partisipasi lintas unsur agama, suku, hingga kalangan muda dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, semangat toleransi dan persatuan harus terus diperkuat sebagai modal utama pembangunan daerah.
“Kegiatan positif seperti ini menjadi bahan evaluasi sekaligus acuan bagi kami merancang program selanjutnya. Nantinya fokus utama kami adalah generasi muda, karena merekalah penerus yang akan menjaga keutuhan yang telah dibangun,” ujarnya, Rabu (22/7).
Ia menegaskan keberagaman adalah kekayaan bangsa yang harus dijaga bersama sesuai amanat visi misi daerah serta nilai Ketuhanan Yang Maha Esa. Kesbangpol mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan bersatu menjaga harmoni demi kemajuan Papua Barat. [FSM-R2]




















